Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SINTESIS DAN KARAKTERISASI RESIN KITOSAN MAGNETIK (PENEAUS MERGUENSIS)
Pengarang
NURUL AINI DWI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906103040005
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
547.843 4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: resin, kitosan, magnetik, Peneaus merguensis
Telah dilakukan penelitian tentang “Sintesis dan Karakterisasi Resin Kitosan Magnetik dari Kulit Udang (Peneaus merguensis)”. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium FKIP Kimia Unsyiah, sedangkan analisis XRD di Laboratorium MIPA Fisika Unsyiah dan analisis FTIR dilakukan di Laboratorium MIPA Kimia Unsyiah. Tujuan dari penelitian ini adalah sintesis resin magnetik dari kitosan yang berasal dari kulit udang (Peneaus merguensis) dengan menggunakan Fe¬3O4 dan karakterisasinya. Metode penelitian meliputi pembuatan kitosan, pembuatan bahan magnet, dan sintesis resin kitosan magnetik serta karakterisasinya. Resin kitosan magnetik disintesis dengan menggunakan glutardialdehid sebagai pelarut pada cross-linking. Kitosan yang digunakan adalah kitosan yang bergugus fungsi tiol yang kemudian ditransformasikan menjadi gugus azol menggunakan epiklorohidrin dan 3-amino-1,2,4-triazol-5-tiol. Karakterisasi dilakukan dengan menggunakan metode FTIR, XRD, Spektrofotometer UV-Vis dan uji kadar air. Difraktogram XRD resin kitosan magnetik menunjukkan adanya kesamaan dengan difraktogram pada komponen magnetik murni (Fe3O4). Data FTIR menunjukkan adanya serapan yang muncul pada 1640 cm-1 yang berasal dari C=N inti basa Schiff dan 1540 cm-1 dari inti senyawa 3-amino-1,2,4-triazol-5-tiol serta tidak munculnya serapan pada daerah 1720 cm-1 menunjukkan bebasnya resin dari gugus aldehid. Perhitungan analisis kadar air adalah 10,4% dengan angka idealnya adalah ? 10%. Sementara perhitungan luas permukaan resin dari analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis adalah 18,796 x 102 m2/g. Angka ini menunjukkan ketidakoptimalan luas permukaan resin sebagaimana yang diharapkan. Kesimpulan hasil sintesis resin kitosan magnetik adalah sintesis resin kitosan magnetik dapat dilakukan menggunakan kulit udang dengan bahan magnet berupa Fe3O4 dan dibuktikan dengan karakterisasi yang sesuai.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGHILANGAN ION LOGAM KADMIUM DALAM AIR MENGGUNAKAN KITOSAN MAGNETIK YANG DIMODIFIKASI DENGAN GLISIN (Marlia Nina, 2021)
PEMBUATAN KOMPOSIT KITOSAN-ASPARAGIN MAGNETIK BERIKAT SILANG PEDGE DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN METHYLENE BLUE (MUTAWALLY, 2023)
MODIFIKASI KITOSAN MENGGUNAKAN HIDROLISAT PROTEIN DARI LIMBAH BROKOLI (BRASSICA OLERACEA L) DAN PASIR BESI SEBAGAI ADSORBEN METILEN BIRU (YHUDHISTIRA DEPARI, 2020)
PEMBUATAN KOMPOSIT KITOSAN MAGNETIK TERSULFONASI BERIKATAN SILANG POLIETILEN GLIKOL DIGLISIDIL ETER (PEDGE) SEBAGAI ADSORBEN METILEN BIRU (Haya Fathana, 2018)
MODIFIKASI KITOSAN MENGGUNAKAN PASIR BESI, PENGIKAT SILANG PEGDE DAN HIDROLISAT PROTEIN DARI BIJI PETAI CINA SEBAGAI ADSORBEN ION LOGAM KADMIUM (CUT PUTRI AULIA, 2020)