ANALISIS HARGA BANGUNAN BERDASARKAN ANALISA BOW, SNI 2002 DAN SNI 2007 (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS HARGA BANGUNAN BERDASARKAN ANALISA BOW, SNI 2002 DAN SNI 2007 (STUDI KASUS BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Andi Saukani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perhitungan harga bangunan suatu proyek konstruksi dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode analisa. Adapun metode analisa yang umurn digunakan antara lain adalah metode BOW dan SNI. Dalam penerapannya, masing-masing metode analisa menghasilkan nilai harga bangunan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Adapun tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengkaji dan membandingkan presentase perbedaan perhitungan harga bangunan yang dihitung berdasarkan analisa BOW, SNI 2002 dan SNI 2007 dengan menggunakan harga satuan bahan dan upah tahun 2006 dan tahun 2007 yang didapat dari konsultan perencana. Penelitian ini dibatasi pada perhitungan harga bangunan gedung negara dengan 3 (tiga) besaran biaya, yaitu : I) Proyek A, dengan besaran biaya Rp. 91.454.000,00-; 2) Proyek B, dengan besaran biaya Rp. 661.352.000,00- dan 3) Proyek C, dengan besaran biaya Rp. 1.576.509.000,00-. Data sekunder yang digunakan adalah gambar bestek, daftar harga satuan bahan dan upah serta rencana anggaran biaya proyek. Metode pengolahan data dilakukan dengan cara menghitung volume pekerjaan, analisa harga satuan pekerjaan, harga satuan pekerjaan, harga bangunan dan selisih perbandingan harga bangunan berdasarkan ketiga metode. Dari hasil perhitungan diperoleh informasi bahwa semakin besar suatu bangunan gedung, maka semakin besar pula selisih harga bangunan yang ditimbulkan terhadap harga bangunan yang didapat berdasarkan analisa SNI 2002 dan SNI 2007 bila ditinjau dari harga bangunan yang didapat berdasarkan analisa BOW. Dengan selisih harga satuan pekerjaan yang cukup siknifikan terjadi adalah pada pekerjaan beton bertulang. Sedangkan bila ditinjau dari harga bangunan yang didapat berdasarkan analisa SNI 2002, semakin besar suatu bangunan gedung, maka semakin kecil pula selisih harga bangunan yang ditimbulkan terhadap harga bangunan yang didapat berdasarkan analisa SNI 2007. Dengan selisih harga satuan pekerjaan yang cukup siknifikan terjadi adalah pada pekerjaan pasangan dan plesteran.
Kata kunci : analisa, harga dan selisih.









Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK