Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL BERLANTAI TIGA BELAS DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SAP2000
Pengarang
Rina Shovia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9941110987
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2005
Bahasa
Indonesia
No Classification
690
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perencanaan tugas akhir ini bertujuan untuk merencanakan struktur gedung hotel berlantai tiga belas yang berfungsi secara struktural dan ekonomis dengan memperhitungkan struktural bangunan terhadap beban tetap dan beban tidak tetap. Bentuk kolom bulat bersengkang spiral dengan ketinggian 4m tiap tingkat. Balok persegi panjang dengan bentang terpanjang 12 m dan bentang terpendek 2 m. Perhitungan struktur diawali dengan perhitungan pembebanan yang meliputi beban mati. bcban hidup, beban angin, dan beban gempa. Beban mati. beban hidup, beban angin dihitung bcrdasarkan peraturan pembebanan Indonesia 1987. Beban gempa dihitung berdasarkan Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung SNI 03-1726-2003. Analisa struktur dalam program SAP2000 menggunakan Metode Elemen Hingga dengan kombinasi pembebanan Americans Concrete Institute 1999. Untuk pendimensian pelat lantai dan atap menggunakan peraturan beton bertulang SNI 03-2847-2002. Hasil analisa struktur adalah gaya-gaya dalam berupa momen, gaya normal, dan gaya lintang yang digunakan untuk mendimensi struktur balok dan kolom beton bertulang. Dari hasil perencanaan dihasilkan penampang kolom bulat utama 100 cm untuk tingkat satu dan dua, b 45 cm penampang kolom bulat terkecil untuk tingkat tiga belas. Ukuran penampang balok sloof 40x60 cm2'; balok induk lantai satu sampai lima 45x65 cm2': balok lantai enam sampai dengan sebelas 40x60 cm2'; balok induk lantai dua belas dan tiga belas 35x55 cm2; balok atap 25x40 cm2; balok bordes 33x50 cm2':; balok anak lantai dua sampai dengan sembilan
25x40 cm'2; balok anak lantai sepuluh sampai dengan tiga belas 25x35 cm'2: balok anak atap 20x30 cm2'; balok lift 40x50 cm2, pendimensian awal baloknya berdasarkan panjang bentang balok ditiap-tiap lantai. Dari perencanaan dihasilkan tebal pelat 13 cm untuk lantai dua sampai dengan lantai delapan; tebal pelat lantai
12 cm untuk sembilan sampai dengan tiga belas; dan tebal pelat lantai 10 cm untuk pelat atap. Dari data disain tersebut menunjukkan adanya pengecilan ukuran penampang balok dan kolom dari lantai terbawah sampai lantai teratas.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN BEBAN PONDASI PADA PERENCANAAN GEDUNG PARKIR BERLANTAI 4 DAN 6 DENGAN STRUKTUR BAJA (Khairudi, 2016)
PENGARUH BEBAN TSUNAMI PADA PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PENYELAMATAN (ESCAPE BUILDING) (SUATU STUDI KASUS DI DESA LAMBUNG KEC. MEURAXA KOTA BANDA ACEH) (Edizar, 2024)
PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (RIFAT ADITYA HAWARI, 2020)
ANALISIS HARGA KOMPONEN STRUKTUR BANGUNAN TAHAN GEMPA PADA ZONA 12 DAN 13 DI PROVINSI ACEH (Anni Zahara Putri, 2018)
PENGARUH E-COMMERCE DAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (STUDI EMPIRIS PADA INDUSTRI PERHOTELAN DI KOTA BANDA ACEH DAN SEKITARNYA) (MUHAMMAD ZAKWAN, 2021)