<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140583">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BERBAGAI MEDIA  TANAM  TERHADAP PEMBENTUKAN TUBUH  BUAH JAMUR MERANG ( VOLVARIELLA VOLVACEA SING)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Musreza Fauna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang pengaruh ecrbagai media tanam terhadap pembentukan tubuh buah jamur merang (olariella  volvacea  Sing) telah dilakukan.  Penelitian dilaksanakan di  tempat budidaya jamur  merang Lee Guna JI  Lamyong I   Lr Ketapang Wangi Prada Banda Aceh pada tanggal  22 Juli  sampai  dengan 6 Agustus 2004.  Tujuannya  untuk mengetahui  media tanam yang sesuai  dalam pembentukan tubuh buah jamur  merang. Penelitian  ini  menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  yang   terdiri  dari  7 perlakuan  dan 3  ulangan.  Perlakuan  ini  terdiri  dari  bermacam  media tanam   yaitu jerami padi  (P1).  Daun pisang kering (P2).  alang-alang (P3). jerami  padi  + daun pisang  kering (P,4).  jerami  padi  +  alang-alang  (P5),  daun  pisang  kering  +  alang-alang  (P6).  dan campuran jerami  padi  + daun pisang kering + alang-alang (P).  Parameter yang diamati adalah jumlah   tubuh buah jamur merang pada hari  ke-10 dan ke-15 setelah tanam. berat basah tubuh  buah jamur  merang  pada hari  ke-10  dan ke-15  setelah  tanam dan keadaan fisik  media dan lingkungan  tempat pertumbuhan jamur.  Data dianalisis menggunakan Anahsis  Varian  (ANAVA)  kemudian  dilanjutkan  dengan  Uji   Jarak  Duncan.  Hasil analisis pada masing-masing parameter menunjukkan bahwa F-Hitung &gt; F-Tabel pada taraf a  0.05.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  media  tanam  yang  berbeda berpengaruh terhadap pembentukan tubuh buah jamur merang. Pembentukan tubuh buah terbaik diperoleh  pada media campuran jerami  padi  + alang-alang (P5)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140583</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 16:17:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 16:17:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>