<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140571">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGERINGAN  BIJI  KAKAO NON FERMENTASI   DENGAN   BERBAGAI  MEDIA JEMUR DAN KETEBALAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afzal Khalilullah ZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman  kakao akan menghasilkan  buah kakao yang didalamnya  terdapat biji-biji kakao.  Melalui proses  pascapanen  yang  meliputi proses  pengolahan  dan pengeringan, akan dihasilkan biji-biji kakao kering yang siap dikirim ke pabrik pengolah. Biji  kakao yang  umum  dikeringkan oleh masyarakat  adalah  biji  kakao non fermentasi dan dikeringkan  dengan  metode alami atau dengan  memanfaatkan sinar   matahari.  Pada penelitian    ini  dilakukan    pengeringan    biji   kakao   non fermentasi    dengan    berbagai   media  jernur.   Penelitian ini bertujuan    untuk rnengetahui     karakteristik     penjemuran biji kakao non fermentasi yang menggunakan  beberapa  media jemur  dengan berbagai  ketebalan tumpukan.&#13;
Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah lantai jemur semen, terpal,&#13;
para-para,   oven,  termometer,   solarimeter,   timbangan   digital  dan  anemometer.&#13;
Bahan yang digunakan  adalah  biji kakao yang berasal dari Kabupaten  Aceh Utara, Aceh   Timur   dan   Pidie.  Tahapan   penelitian   meliputi   pengumpulan   data  dan analisis terhadap  kecepatan  udara, temperatur,  kelembaban  relatif, iradiasi surya, penurunan  kadar  air,  uji  statistik,  laju pengeringan,  luas  bidang jemur,  densitas, angle of repose dan uji  warna.&#13;
Hasil  dari  penelitian   menunjukkan   bahwa  para-para   dengan   ketebalan&#13;
turnpukan  3  cm adalah  media  yang paling  tepat  dan efisien  untuk  mengeringkan biji   kakao   non   fermentasi.   Data  temperatur    rata-rata   lingkungan   pada   hari pertama,  kedua dan ketiga sebesar  33&quot;C, 35&quot;C dan 37C dengan  radiasi surya total pada  hari pertama,  kedua  dan keti.ga  sebesar  3146,64  W/m'2,  4209,19  W/m2'  dan&#13;
5282,56  W/m2. Kecepatan  udara lingkungan pada  hari pertama,  kedua dan ketiga adalah  sebesar  1,42  m/s, 1, 16  m/s dan 0,83 m/s. Untuk  Angle of Repose,  sebelum pengeringan    nilainya   sebesar   34,59&quot;   dan   setelah   dikeringkan    turun   menjadi&#13;
16,88°.  Sedangkan   nilai  densitas  biji  kakao  sebelum  pengeringan   adalah  0,86 g/cm'3 dan setelah  mencapai  kadar air 7,5% turun  menjadi 0,53 g/em'. Penurunan kadar air paling cepat terjadi pada biji kakao yang dikeringkan  di atas lantai jemur semen dengan  ketebalan  tumpukan  1    cm, yaitu  membutuhkan  waktu  20 jam dan yang  kering   paling  lambat  adalah   biji  kakao  yang  dikeringkan   di  atas  terpal dengan  ketebalan  tumpukan  3  cm, yaitu  membutuhkan  waktu  25,5 jam. Hasil uji statistik  menunjukkan bahwa media jemur dan ketebalan  tumpukan  biji memiliki pengaruh  nyata  terhadap  lama waktu  yang  dibutuhkan  untuk  mengeringkan  biji kakao non fermentasi. Uji warna yang dilakukan pada kakao kering menunjukkan angka  L rata-rata  sebesar  67,03  yang  berarti  tingkat  kecerahannya  cukup  tinggi. Nilai rata-rata  a dan b yang  diperoleh  adalah  16,86 dan 20,57 yang menunjukkan warna coklat kekuningan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CACAO - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRYING PROCESSES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL MACHINERY</topic>
 </subject>
 <classification>633.74</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140571</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 15:34:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 15:45:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>