<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140527">
 <titleInfo>
  <title>PENENTUAN TITIK REFERENSI UNTUK PERENCANAAN  DAN PROSES PEMBUATAN BLOK  SILINDER EMPAT SILINDER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sayuti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Titik  referensi  merupakan  titik tetap yang di tentukan pada  suatu  benda  kerja yang dapat  digunakan  sebagai  titik  acuan  (referensi) pada  perencanaan,  dan proses pembuatan  dan pemotongan.  Penentuan titik referensi pengukuran sangat penting  dalam  suatu proses pengerjaan,  karena dengan  tepatnya  titik referensi maka    memudahkan    kita    menentukan    tahapan    pengerjaan    dan    langkah pemotongan.   Pada   proses   pembuatan   titik  referensi  sangat   berguna   untuk menentukan    kedudukan    komponen    tersebut   terhadap    sistem   pencekaman, disamping    itu   titik   referensi  juga   merupakan   patokan    titik   awal   proses pemotongan   di   lakukan   hingga  komponen   selesai   dibuat,   lebih  lanjut   titik referensi akan sangat  berguna pada saat seluruh komponen di asembling.   Tujuan penelitian   adalah  untuk  mengetahui  dimana  titik  nol pada  benda  kerja  yang optimal,  dan  alat yang digunakan  untuk  menentukan  titik  nol  meja  kerja  dan benda   kerja   adalah   Heiht  Presetter,   Kemudian   melakukan  proses   perataan permukaan   dengan  menggunakan   mata  tool    End-Mill  0 125,3  (mm)  dengan kekasaran,  dan End-Mill  0 145,3  (mm) kehalusan,  kemudian dilanjutkan dengan&#13;
proses drill dengan menggunakan mata tool yang berbeda HSS EX-Gold  Drill  &#13;
14 (mm),  HSS EX-Gold Drill  0 10 (mm),  HSS EX-Gold Drill 0 8,5 (mm) ,   HSS&#13;
EX-Gold  Drill  0 5,8  (mm),  TAP  0 12,  TAP  0 10.   Dari  hasil tersebut  dapat disimpulkan bahwa penentuan  titik referensi sangat penting  dalam suatu proses pembuatan  dan pemotongan  agar memdapatkan hasil yang efektifdan efisien.&#13;
&#13;
Kata   Kunci:    Penentuan    titik    referensi,    proses    pembuatan    dan pemotongan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PRODUCTION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140527</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 11:36:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-11 11:48:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>