Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FERMENTASI UBI JALAR MERAH (IPOMOEA BATATAS) DENGAN VARIASI KONSENTRASI RAGI TAPE DAN LAMA FERMENTASI UNTUK MENGHASILKAN LARUTAN ETANOL
Pengarang
Riza Meutia Nailufar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705105010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
664.024
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bioetanol atau etanol merupakan produk biofuel yang biasa disebut bahan
bakar nabati. Bioetanol dapat diperoleh dari tumbuhan yang mempunyai
kandungan gula, pati dan selulosa yang cukup tinggi.
Dalam penelitian ini, peneliti memilih untuk memfermentasikan langsung
ubi jalar dengan menggunakan ragi daripada menjadikan ubi jalar kedalam bentuk
pati terlebih dahulu. Dikarenakan tidak membutuhkan waktu proses yang cukup
lama dan biaya yang cukup mahal.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan pola faktorial terdiri atas 2 faktor, yaitu: Faktor pertama adalah
konsentrasi penggunaan ragi (K) yang terdiri atas 4 taraf, yaitu: K, = 4%gr,K=
6%,K,=8%dan K, = 10%. Faktor kedua adalah lama fermentasi (L) yang terdiri
atas 3 taraf, yaitu: L, = 8 hari, L = 10 hari. Ls = 12 hari, dengan dilakukan 2 kali
ulangan, sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan
meliputi analisis rendemen etanol, kadar glukosa, kadar etanol, dan pH
(keasaman).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ragi dan lama fermentasi
berpengaruh tidak nyata terhadap rendemen etanol yang diperoleh, sedangkan
interaksi antara konsentrasi ragi dengan lama fermentasi berpengaruh sangat nyata
terhadap rendemen etanol. Lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar
glukosa selama fennentasi, sedangkan konsentrasi ragi dan interaksi lama
fermentasi dengan konsentrasi ragi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar
glukosa. Kadar glukosa yang diperoleh semakin rendah seiring dengan semakin
lamanya waktu fennentasi. Konsentrasi ragi, dan lama fermentasi berpengaruh
tidak nyata terhadap kadar etanol yang diperoleh, sedangkan interaksi antara
konsentrasi ragi dengan lama fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap kadar
etanol. Semakin tinggi konsentrasi ragi yang ditambahkan dan semakin lama
fermentasi maka semakin tinggi kadar etanol yang dibasilkan, seiring dengan
terjadi penurunan kadar glukosa. PH terhadap larutan etanol yang diperoleh
cenderung menurun dengansemakin lamanya fermentasi yaitu 4,93-4,60.
Tidak Tersedia Deskripsi
TEPUNG UBI JALAR (IPOMEA BATATAS) TERMODIFIKASI DENGAN LACTOBACILLUS BREVIS DAN APLIKASINYA PADA PEMBUATAN ROTI MANIS (Yuyun Astri Ningsih Nasution, 2014)
FERMENTASI UBI JALAR MERAH (IPOMOEA BATATAS) DENGAN VARIASI KONSENTRASI RAGI TAPE DAN LAMA FERMENTASI UNTUK MENGHASILKAN LARUTAN ETANOL (Riza Meutia Nailufar, 2024)
PENGARUH JENIS SINGKONG DAN RAGI TERHADAP KADAR ETANOL TAPE SINGKONG (Dirayati, 2018)
UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH (Nurul Aini , 2016)
ANALISIS KANDUNGAN MIKROORGANISME PADA RAGI PASAR DAN POTENSINYA SEBAGAI STARTER FERMENTASI BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Faimin, 2016)