STUDI KELAYAKAN PABRIK BIODIESEL MINYAK JARAK PAGAR DI KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI KELAYAKAN PABRIK BIODIESEL MINYAK JARAK PAGAR DI KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Yumarlenis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205102020094

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

665.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah usaha
pengembangan pabrik biodiesel minyak jarak pagar di Kabupaten Bireuen layak untuk dikembangkan ditinjau dari aspek finansial. Penelitian dilakukan di pabrik biodiesel yang ada di Kabupaten Bireuen baru terdapat di Desa Beunyot Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, dengan demikian penelitian ini dilakukan di lokasi tersebut.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha

pengembangan pabrik biodiesel minyak jarak pagar di Kabupaten Bireuen dari aspek finansial. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study), mengingat dengan metode ini dapat mengungkapkan kebenaran yang menitikberatkan hanya pada satu objek, yakni usaha produksi biodiesel minyak jarak pagar (Jatropha curcas L).
Industri biodiesel jarak pagar layak dikembangkan, hal ini disebabkan nilai NPV > 0, yaitu Rp 588.049.106 per bulan,- yang berarti penerimaan yang diterima lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Net 8/C > 1, yaitu 1,50 yang berarti setiap penambahan biaya Rp 1,- akan memberikan hasil sebesar Rp 1,50,-. IRR adalah sebesar 2,39% per Bulan. Sedangkan BEP industri biodiesel jarak pagar terjadi pada umur 17,015 bulan.
Adapun strategi pengembangan agroindustri jarak pagar yaitu (a) memberikan penghargaan kepada kelompok petani pembenihan dengan cara membeli produk bibit dari kelompok ini dengna harga tertentu sesuai dengan tahap promosi sehingga mewujudkan gairah penanaman di kelompok masyarakat itu sendiri, (b) memberikan penghargaan kepada kelompok pemilik lahan terlantar
dengan cara memberikan bibit produk masyarakat pembibitan dan kelompok ini

diberikan biaya penanamanan dengan besaran harga tertentu sesuai tahap promosi sehingga juga mewujudkan gairah penanaman di kelompok masyarakat itu sendiri dan (c) membeli hasil panen dari masyarakat untuk kebutuhan pabrik biodiesel dengan harga tertentu.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK