<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140387">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP KONVERGENSI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irwan Safwadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebijakan otonomi khusus diterapkan di Aceh pada tahun 2006, yang berbeda dalam mengelola transfer fiskal dari pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dana otonomi khusus terhadap konvergensi pembangunan manusia di kabupaten/kota selama empat belas tahun (periode 2008-2021) sebagai bentuk evaluasi pembangunan dari pelaksanaan otonomi khusus. Penelitian ini menggunakan kumpulan data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Keuangan, dan Pemerintah Aceh. Dengan menggunakan Coefficient of Variation, terdapat bukti yang kuat tidak adanya konvergensi sigma pembangunan manusia antarkabupaten/kota, baik pendekatan nilai absolut IPM maupun pendekatan pertumbuhan IPM. Hal ini diperkuat juga dengan temuan tidak adanya bukti kuat terjadinya konvergensi yang dilihat dari sisi konvergensi absolut dan konvergensi kondisional pada periode 2008-2021. Dengan menggunakan model panel Fixed Effect, hasil penelitian ini menemukan bahwa transfer Dana Otonomi Khusus dan Dana Alokasi Umum tidak cukup berperan untuk mendorong konvergensi IPM. Demikian juga dengan belanja pendidikan dan kesehatan yang kurang berperan mendorong konvergensi IPM. Hanya belanja perlindungan sosial yang menghasilkan efek positif dan signifikan terhadap pembangunan manusia di kabupaten/kota di Aceh. Sejalan dengan penemuan-penemuan tersebut, tata kelola dana otonomi khusus perlu ditinjau kembali, disamping juga memperkuat perencanaan dan pengaawasan yang efektif sebagai tujuan untuk mencapai pemerataan dan kualitas pembangunan manusia antar kabupaten/kota di masa mendatang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140387</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-08 12:06:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-08 15:07:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>