IDENTIFIKASI KERUGIAN PADA BANGUNAN RUMAH AKIBAT BANJIR DI DESA PULO ARA PEUDADA KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI KERUGIAN PADA BANGUNAN RUMAH AKIBAT BANJIR DI DESA PULO ARA PEUDADA KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Siska Utami Nura - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

070410102004

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bencana alam merupakan suatu kejadian yang mcngancam dan mcngakibatkan
kerusakan lingkungan., seperti banjir. tanah longsor. kekeringan, dan lain-lain.
Salah satu bencana alam yang sering terjadi adalah banjir dimana suatu kawasan
tergenang oleh air dalam debit besar dan waktu yang cukup lama. Pulo Ara
merupakan suatu desa di daerah Peudada Kabupaten Bireun yang sering dilanda
banjir tiap tahunnya, terutama pada sektor perumahan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengindentifikasikan jenis-jenis kerusakan akibat banjir serta
memperhitungkan besarnya biaya kerugian pada sektor perumahan yang
disebabkan oleh banjir. Ruang lingkup penelitian ini adalah melihat
faktor
kejadian bencana dengan meninjau tinggi gcnangan. durasi genangan, dan luas
genangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada
masyarakat. Jumlah kuesioner yang terkumpul sebanyak 34 responden.
Pcngolahan data dilakukan dengan menggunakan metode analisis statistik
deskriptif dengan mencari nilai rerataan (mean) dan Frequency Index (FI) untuk
melihat rangking kerusakan dari yang tertinggi ke yang terendah pada bangunan
rumah. Besarnya kerugian dinyatakan dalam persentase kerugian. Persentase
kerugian adalah perbandingan antara harga kerugian akibat kerusakan dengan
harga konstruksi. Dari hasil identifikasi diketahui bahwa bentuk-bentuk kerusakan
yang terjadi akibat banjir tahun 2007 terjadi pada komponen bangunan pelapis
dinding (luar dan dalam), pelapis lantai (luar dan dalam), plesteran dinding (luar
dan dalam), plesteran lantai (luar dan dalam), pintu dan jendela. Skor nilai FI
tertinggi (1,96) adalah terkelupasnya pada pclapis dinding luar. Sedangkan pada
peringkat terendah terjadi kerusakan pada komponen bangunan plesteran dinding
luar (tidak tampak) dengan nilai FI (0,06). Biaya kerugian rata-rata untuk tipe
rumah permanen adalah Rp 1.070.686,80. Biaya kerugian rata-rata untuk tipe
rumah semipermanen adalah Rp 1.071.257,22. Biaya kerugian rata-rata untuk tipe
rumah nonpermanen adalah Rp 1.142.405,60. Total biaya kerugian yang dialami
oleh masyarakat di Desa Pulo Ara Peudada akibat banjir tahun 2007 adalah
sebesar Rp 189.974.273.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK