PUSAT PENGEMBANGAN KREATIFITAS ANAK DI LHOKSEUMAWE TEMA : ARSITEKTUR SIMBOLISME | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PUSAT PENGEMBANGAN KREATIFITAS ANAK DI LHOKSEUMAWE TEMA : ARSITEKTUR SIMBOLISME


Pengarang

Rafli - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404104010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

727

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembinaan anak sejak dini sangat penting untuk mencapai sumber daya
yang berkualitas demi keberhasilan pembangunan, mengingat tahap ini
merupakan awal penanaman dasar pembentukan kepribadian yang baik sehingga
diperlukan rangsangan untuk mengembangkan bakat dan
kreativitas anak sehingga dapat berkembang secara optimal.
Salah satu upaya untuk merangsang dan memotivasi minat, bakat,
kreativitas dan rasa sosial anak terhadap lingkungan sekitamya aclalah dengan
menyediakan suatu wadah pengembangan kreativitas anak sehingga secara
bertahap anak dapat dengan mudah diperkenalkan dengan berbagai macam ilmu
pengetahuan dan keterampilan sesuia dengan bakat, minat, dan kemampuannya,
sehingga jelas tujuan yang akan dicapai, materi yang akan diberikan dalam proses
belajar, sarana yang akan dipakai, dan lingkungan yang akan menjadi ajang proses
tersebut. Lokasi perancangan terletak dikawasan kecamatan Banda Sakti desa
Mon geudong yaitu padajalan Baru Stadiun Tunas Bangsa Lhokseum awe.
Adapun proses perancangan bangunan diawali dengan melakukan studi­
studi literatur yang terkait dengan Pusa t Pengembangan Kreatifitas Anak dan
studi banding untuk. mendapatkan informasi mengenai objek yang berupa jenis
kegiatan yang dilakukan di dalamnya dan fasilitas-fasilitas yang di butuhkan
yang nantinya berguna dalam menetapkan batasan-batasan perancangan,
kemudian dilanjutkan dengan tah ap pengindetifikasian masalah yang muncul
dalam perancangan dengan mempertim bangkan lokasi, luas tapak, peraturan
pemerintah setempat, tema, kreteria perancangan dan tuntutan perancangan.
Permasal ahan tersebut kemudian di analisa, yang meliputi analisa fungsional,
analisa tapak, analisa kondisi lingkungan, serta analisa fisik bangunan.
Hasil pembahasan analisa dituangkan dalam bentuk konsep perancangan
dengan tema arsitektur Simbolisme pada bentuk bangunan dengan memperhatikan
kenyamanan dan ketertarikan terhadap aktivitas anak-anak , selanjutnya konsep
perancangan ini menjadi acuan dalam perancangan .

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK