Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
OPTIMASI PEROLEHAN GLUKOSA DARI JERAMI PADI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN MENGGUNAKAN ENZIM SELULASE
Pengarang
Irmayadani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505105010044
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Minyak bumi adalah sumber energi yang tidak dapat diperbaharui danakan habis suatu saat nanti. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi adalah dengan cara mengembangkan sumber energi yang dapat diperbaharui yaitu bioetanol. Alternatif yang saat ini belum dimanfaatkan adalah jerami padi yang mengandung struktur selulosa komplek yang sulit didegradasi. Untuk memperoleh selulosa dilakukan dengan perendaman menggunakan asam kuat dan dengan tekanan tinggi (pretreatment). Proses pretreatment bertujuan untuk menghilangkan kandungan lignin dan hemiselulosa. Faktor yang digunakan pada penelitian ini adalah konsentrasi substrat (selulosa jerami padi) dan lama inkubasi. Konsentrasi substrat yang digunakan adalah 2.5 g 5 g 7.5 g. I0 g. I5 g, 20 g. dan 25 g, penambahan enzim selulase sebanyak 30 mg dalam 100 ml larutan inokulum. lnkubasi dilakukan dengan menggunakan inkubator pada suhu 37C selama 74 jam. Analisis glukosa dilakukan setiap 2 jam, 4 jam, 6 jam, 8 jam hingga 74 jam dengan menggunakan alat glucose analyzer yang dikali brasi dengan glukosa murni. Untuk memperoleh kadar selulosa yang optimum yaitu dengan cara perendaman dalam larutan HSO0. 5% dan pemberian tekanan 2 bar yang menghasilkan kadar selulosa 29%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kadar glukosa yang dihasilkan pada substrat 2.5 g. 5 g, 7.5 g, I0 g. I5 g, 20 g dan 25 g dengan kadar enzim sebanyak 30 mg yaitu 242.8 mg/dl, 368 mg/dl, 469.6 mg/dl, 505.5 mg/dl, 551.3 mg/dl,594.7 mg/dl, dan 449.7 mg/dl. Pada penelitian ini kadar glukosa optimum dihasilkan dengan substratjerami 20 g pada jam ke-26, sebesar 594.7 mg/di. Nilai pH juga sangat mempengaruhi aktivitas enzim. Pada penelitian ini pH larutan inokulum enzim selulase yang digunakan yaitu pH 5, karena enzimsclulase bekerja optimal pada pH 5. Setelah dihasilkan rendemen glukosa yangkonstan, pH dalam larutan inokulum mengalami penurunan.
Tidak Tersedia Deskripsi
OPTIMASI PEROLEHAN GLUKOSA DARI ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN MENGGUNAKAN ENZIM SELULASE (Yuliana Afrida, 2024)
PENGARUH UKURAN PARTIKEL SUBSTRAT DAN PH TERHADAP PEROLEHAN GLUKOSA DARI JERAMI PADI DENGAN MENGGUNAKAN ENZIM SELULASE (Dedi Faisal, 2024)
OPTIMASI PEROLEHAN GLUKOSA DARI JERAMI PADI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN MENGGUNAKAN ENZIM SELULASE (Irmayadani, 2024)
POTENSI PRODUKSI BIOETANOL MELALUI FERMENTASI DAGING BUAH KAKAO (RAHMAD AGUS, 2025)
OPTIMASI PEROLEHAN GLUKOSA SEBAGAI BAHAN BAKU BIOETANOL DARI ALANG-ALANG (IMPERATA CYLINDRICA) MENGGUNAKAN ENZIM SELULASE DENGAN VARIASI UKURAN PARTIKEL SUBSTRAT DAN PH (YUZA ARFIANSYAH, 2021)