<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140241">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN RAGAM RIAS ACEH PADA BATIK DEKRANAS BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurjannah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci:  Batik, Ragam  Hias, DEKRANAS, Rumoh lja Aceh&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Batik telah dikenal sejak jaman Kerajaan  Majapahit,  batik diwamai dengan menggunakan  &quot;malam&quot;  (lilin khusus batik). Pada zaman  Islam -- Purba motif-motif batik diperkaya dengan berbagai bentuk. ilmu ukur, motif abjad Arab dan motif-motif asing  lainnya  yang  ikut  berperan  dalam  pembetukan   hiasan  batik.  Kain  asli  di Indonesia ini sebelumnya  hanya dikenakan  oleh golongan  tertentu. Namun  lambat laun batik justru menjadi  salah satu busana pilihan yang digunakan  dalam beragam acara dan berbagai kalangan. Model batik zaman sekarang temyata sangat bervariasi. metode yang digunakan adalah kualitatif yaitu penelitian yang tidak   menggunakan perhitungan  sebagai  prosedur  penelitian  yang menghasil.kan data deskriptif berupa data-data  tertulis  atau  lisan dari  orang-orang  dan perilakunya  diamati.  Sementara pendekatan  yang  dilakukan dalam  penelitian ini  adalah  deskriptif.  Pendekatan  ini dipergunakan  untuk menggambarkan  tentang  keberadaan  batik  di Dekranas Banda Aceh dan  ragam hias dan motif ciri  khas Aceh.Sementara  dalam pengumpulan data mempergunakan   teknik   Library   Research   (penelitian   perpustakaan)    dan   Field Research (penelitian  lapangan). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa, ragam hias yang  digunakan  pada  batik motif Aceh antara  lain, motif Pinto Aceh, Pucok Reubong, Bungong Kupula, dan  Awan Meucanek  Namun semua ragam hias pada batik motif Aceh ini sudah banyak mengalami  perkembangan  untuk mengikuti permintaan pasar. Hasil karya seni kerajinan batik di DEKRANAS  Kota Banda Aceh sekarang telah tumbuh dan berkembang karena nilai estetik pada batik motif Aceh di DEKRANAS  sangat  tinggi,  motif-motif Aceh  dibentuk  lebih  modern  tapi  tetap menampilkan ciri khas Aceh.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FASHION DESIGN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BATIK</topic>
 </subject>
 <classification>746.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140241</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-07 10:42:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-07 11:32:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>