Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KONSENTRASI SACCHAROMYCES CEREVISIAE DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP PEROLEHAN BIO ETANOL DARI NIRA AREN (ARENGA PINNATA MERR.)
Pengarang
Sari Rahyuna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0605105010025
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Bioetanol merupakan salah satu jenis biofuel (bahan bakar cair dari bahan baku tumbuhan) yang merupakan bahan bakar disamping biodiesel. Bioetanol dapat diperoleh dari tumbuhan yang mempunyai kandungan gula, pati dan selulosa yang cukup tinggi. Bahan bioctanol yang dapat digunakan antara lain nira aren, ubi kayu, ubi jalar, tebu, sagu dan sebagainya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menfermentasikan nira aren dengan
menggunakan khamir Saccharomyces cerevisiae dan lama fermentasi yang tepat untuk menghasilkan larutan etanol.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri alas 2 faktor. Faktor 1 adalab konsentrasi larutan starter khamir
Saccharomyces cerevisiae (K) terdiri dari 5 taraf yaitu: K0= 0%, K1,= 5%, K2= 10% dan
K3 = 15% dan K4 = 20% dari volume bahan baku nira aren. Faktor 2 adalah lama fermentasi (L) yang terdiri dari 7 taraf yaitu L1= I hari, L2= 2 hari, L3= 3 hari, L4,=4 hari, L5 =5 hari, L6=6 hari, dan L7, =7 hari. Kombinasi perlakuan adalah 5 x 7 = 35 sampel dengan sebanyak 2 kali ulangan, sehingga diperoleh 70 satuan percobaan. Analisis yang
dilakukan meliputi analisis keasaman (pH), total asam, kadar gula, dan kadar etanol.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH berkisar antara 3,6- 5,2. Pada setiap konsentrasi khamir Saccharomyces cerevisiae, nilai pH nira aren selama fermentasi
semakin menurun. Total asam nira aren (0,026% - 0, 192%) menunjukkan bahwa semakin banyak konsentrasi khamir Saccharomyces cerevisiae yang ditambahkan dan semakin lama fennentasi, maka total asam semakin meningkat. Semakin lama fennentasi kadar
gula semakin menurun (kisaran kadar 0,82% - 19,60%). Kadar gula semakin cepat menurun dengan semakin meningkatnya konsentrasi khamir yang ditambahkan. Kadar etanol berkisar antara 0,545% - 4,055%. Hasil penelitian ini Kadar etanol meningkat sampai hari 3 fennentasi dan terus menurun setelah hari tersebut. Kadar etanol yang
tinggi terdapat pada penambahan konsentrasi khamir yang optimum adalah 5% (K1) yaitu
3,80 %, ini merupakan kondisi terbaik perolehan kadar etanol dari nira aren.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH LAMA FERMENTASI NIRA AREN (ARENGA PINNATA) TERHADAP JUMLAH S. CEREVISIAE DAN KADAR ALKOHOL (PUTRI CLAUDIA ANISYA, 2025)
PENGARUH KONSENTRASI SACCHAROMYCES CEREVISIAE DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP PEROLEHAN BIO ETANOL DARI NIRA AREN (ARENGA PINNATA MERR.) (Sari Rahyuna, 2024)
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR ALKOHOL NIRA AREN (ARENGA PINNATA MERR.) (ROJA SYIFAAK ILYAS, 2023)
KAJIAN NIRA DAN GULA MERAH PADA BEBERAPA JENIS TUMBUHAN FAMILIA ARECACEAE (HUSNUL ZAHARA, 2017)
UJI DAYA HAMBAT CUKA AREN (ARENGA PINNATA)RNTERHADAP BAKTERI SALMONELLA SP. (VENY FEBYANI, 2022)