<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140183">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FUTURE ABNORMAL EARNINGS, DIVIDEND PAYOUT RATIO DAN EARNINGS VOLATILITY TERHADAP KEBIJAKAN HUTANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERRDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh future  abnormal earnings, dividend payout ratio,  dan earnings volatility terhadap kebijakan hutang. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang  terdaftar  di Bursa Efek  Indonesia (BEI). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur pada periode 2004-2008. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive  sampling. perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian yaitu memiliki  positif selama periode pengamatan dan perusahaan tersebut melakukan pembayaran dividen selama periode pengamatan. Pengumpulan data dilakukan dengan cars dokumentasi laporan  laba  keuangan perusahaan yang terpilih menjadi sampel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Data yang digunakan adalah  Indonesian Capital Market Directory (CMD) dan  laporan keuangan selama tahun 2004-2008 yang diperoleh  dari  Pusat Referensi Pasar Modal (PRPM). Analisis data dalam  penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan perangkat lunak (software) Program  Statistic Package for Social Science (SPSS) versi 15.0. Hasil penelitian menunjukkan  uji individual variabel independen menunjukkan future abnormal earnings  bahwa  tidak  berpengaruh terhadap kebijakan hutang.  Dividend payout ratio  tidak  berpengaruh terhadap kebijakan hutang. Earnings volatility  tidak  berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang. Hasil uji bersama-sama variabel independen menunjukkan bahwa semua variabel tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang. &#13;
 Kata kunci: Kebijakan hutang, future abnormal earnings, dividend payout ratio,  earnings volatility &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FINANCIAL ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIVIDENDS - ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DEBT MANAGEMENT (BUSINESS)</topic>
 </subject>
 <classification>658.152 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140183</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-06 15:02:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-06 15:12:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>