Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGUKURAN KINERJA REKSADANA CAMPURAN DI INDONESIA DENGAN METODE JENSEN PERIODE 2004 - 2005
Pengarang
Adela Qadria - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0211210002
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Reksa Dana merupakan salah satu sarana tepat untuk berinvestasi di pasar modal. Karena Reksa Dana merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat pemodal yang dapat mengurangi peranan modal asing. Keberadaan Reksa dana juga mengubah pola menabung menjadi pola berinvestasi,Adapun hal-hal yang menjadi ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Reksa Dana Campuran periode 2004-2005.
Penelitian ini dilakukan di Bapepam Departemen Keuangan Republik Indonesia dan sampel yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu pengambilan sample yang bersifat tidak acak dan memilih sample berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu yaitu Manajer investasi yang dipilih sebagai sampel adalah perusahaan Reksa Dananya yang sudah efektif atas izin bapepam selama periode pengamatan. Dari data yang didapat maka Reksa Dana yang memenuhi persyaratan sebayak 16 Reksa Dana Campuran. Peralatan analisis yang dipakai adalah dengan pengukuran model Jensen.
Hasil pengukuran kinerja Reksa Dana Campuran pada periode 2004-2005 adalah kinerja Reksa Dana memberikan hasil dominan nilai rasio negatif pada periode Mei 2004 Juni 2005. Kinerja Reksa Dana campuran yang memiliki alpha positif hanya 6 Reksa Dana Campuran dari 16 sampel Reksa Dana Campuran yaitu: Reksa Dana Anggrek( Odang X) sebesar 0.0972, Shcroder Dana Prestasi Plus (Kxplue X) sebesar 0,01754, Simas Satu (DHSAT X) sebesar 0,09262, Schroder Dana Terpadu (KXTER X) sebesar
0,1177, Manulife dana Terpadu (HZPHCX) sebesar 0,07647, SAM Dana
Berkembang(IFKEM X) sebesar 0,0066238.dari ke enam Reksa Dana Campuran yang
memiliki alpha positif maka yang terbesar adalh Reksa Dana Anggrek dengan nilai sebesar 0,0972. Kinerja Reksa Dana Campuran yang memiliki alpha negatif adalah Bahana Dana Selaras (DXSELX) sebesar -0,14695, Trimegah Kombinasi (LGDKOX) sebesar -0,0355, Bangun Indonesia (RBBINX) sebesar -0,022926, Si Dana Fleksi (INFLEX) sebesar -0,053012, Si Dana Dinamis (Badin X), Reksa Dana Berganda (BSGAN X)-0,05402, Garuda Satu (DDGAR X) sebesar -0,059152,Bahana Dana lnfrastruktur (DXINF X) sebesar -0,04278, Mr Flex ( KSFLEX) sebesar -0,70787, Reksa Dana Prima sebesar -0,0435.
Dari semua Reksa Dana Campuran yang dijadikan sampel maka disimpulkan bahwa semua Sampel memiliki beta yang lebih kecil dari 1 (B
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGUKURAN KINERJA REKSADANA CAMPURAN DI INDONESIA DENGAN METODE JENSEN PERIODE 2004 - 2005 (Adela Qadria, 2024)
KONSISTENSI RISK-ADJUSTED PERFORMANCE SEBAGAI PENGUKUR KINERJA PORTOFOLIO SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (Muhammad Wahyu Haikal, 2025)
PENGUKURAN KINERJA REKSA DANA CAMPURAN BERBENTUK SYARIAH DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHARPE, TREYNOR, JENSEN DAN SNAIL TRAIL (Cut riza Alastri putri, 2025)
ANALISIS KINERJA PORTOFOLIO BERDASARKAN STRATEGI PORTOFOLIO AKTIF DAN PASIF PADA SAHAM JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) DI BEI (Mursal, 2025)
PERAN ZAKAT DALAM MEMODERASI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (Meutia Maulida Rahma, 2026)