GEDUNG KONSER DI BANDA ACEH TEMA : STRUKTUR SEBAGAI ELEMEN BENTUK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GEDUNG KONSER DI BANDA ACEH TEMA : STRUKTUR SEBAGAI ELEMEN BENTUK


Pengarang

Abdul Manan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9841410086

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gedung Konser merupakan pusat kegiatan seni di kota Banda Aceh, yaitu seni suara/
bunyi yang merupakan ungkapan perasaan manusia dan diwujudkan dalam berbagai
cara dan bentuk, dapat dinikmati oleh individu maupun kelompok manusia. Kegiatan
yang berlangsung pada banguanan ini berhubungan dengan musik, seperti ; kegiatan belajar (kursus musik),
kegiatan pelayanan dan penjualan, kegiatan penyewaan (alat-alat musik dan tempat), kegiatan
pertunjukan (konser musik), kegiatan hiburan (restouran / cafe), studio rekaman, dan gallery
(sarana pameran). Fasilitas yang direncanakan dapat memenuhi kebutuhan masyaralat
yang lengkap akan musik di satu tempat. agar dapat memberikan pelayanan maksimal .
Tujuan utama perancangan adalah diperlukannya suatu wadah yang dapat
menampung aktivitas / kegiatan musikal sacara baik dengan memasukkan unsur-unsur
pendidikan dan hiburan / rekreasi sebagai faktor utama untuk pengembangan kualitas dan
kreativitas pemusik di Aceh agar dapat bersaing dengan pemusik -pemusik lainnya baik dalam
negeri dan luar negeri .
Lokasi perencanaan terletak di kawasan Blang Padang yaitu jalan Prof. A. Majid
Ibrahim, yang merpakan kawasan campuran (fasilitas umum). Di samping berjauhan dari
pusat-pusat kebisingan (pusat kota), lokasi terpilih juga bertujuan antuk menghidupkan
kawasan tersebut
Tahapan proses perancangan ini diawahi dengan pengamatan, studi literatur dan studi
banding melalui majalah, internet dan wawancara. Tahapan selanjutnya yaitu identifikasi
masalah yang timbul dalam perancangan dengan pertimbangan : Kondisi tapak, peraturan
pemerintah daerah , kriteria perancangan serta tuntutan perancangan. Permaslahan tersebut
dianalisis untuk ditemukan pemecahannya yang kemudian dijadikan konsep dalam
merancang .

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK