<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140023">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN UMUR SIMPAN KERIPIK SINGKONG PADA INDUSTRI KECIL DI SAREE PROVINSI ACEH DENGAN METODE AKSELERASI MODEL ARRHENIUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Safarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keripik  adalah  irisan  buah atau umbi  yang digoreng  sampai  kering  dan garing.  Penamaan  keripik itu  sendiri tergantung  dari  bahan  baku  yang digunkan, seperti  keripik  singkong  yang menggunakan bahan baku singkong atau disebut juga  ketela.  Pendugaan umur simpan   terhadap  keripik  singkong  ini  dilakukan&#13;
dengan menggunakan metode akselerasi  atau Accelerated Shelf Life Test (ASLT)&#13;
dengan model Arrhenius yang menggunakan suatu kondisi lingkungan untuk mempercepat (accelerated)  reaksi deteriorasi  (penurunan usable quality)  produk pangan.&#13;
Produk keripik singkong yang diperoleh  dari  industri  di  Saree dikemas dengan menggunakan kemasan plastik Polypropilen dan direkatkan dengan menggunakan sealer, kemudian disimpan dalam  inkubator pada suhu 35 &quot;C, 45 C, dan 55 &quot;C dengan lamanya penyimpanan yaitu 5 hari.  10 hari,  15 hari. dan 20 hari. Parameter  yang  diamati  dan  dianalisis  pada  keripik  singkong dalam  kemasan meliputi  analisis  tingkat ketengikan  dengan penentuan nilai  thiobarbituric acid (TBA) dan uji  organoleptik  berupa uji deskripsi terhadap flavour.&#13;
Berdasarkan  hasil  uji deskripsi  nilai  batas kritis TBA adalah  0,0168  mg malonaldehid/kg    produk   (Qs)    dan   nilai    awal    TBA   adalah   0.0019    mg&#13;
malonaldehid/kg  produk (Qo) sedangkan untuk sensori,  Qo = skor 5   dan Qs=&#13;
&#13;
skor 3. Penentuan   umur simpan dilakukan berdasarkan reaksi ordo satu dan parameter mutu nilai TBA, karena memiliki  nilai  R2 yang paling besar yaitu 0,987 atau 98 %  konstanta penurunan mutu produk keripik  singkong dalam  kemasan ditentukan melalui model Arrhenius sebagai  berikut:   In  k = -2648   (1/T) + 5,693. Jika  disimpan  pada suhu  35  C,  maka  umur  simpan  keripik  singkong dalam&#13;
kemasan adalah 68 hari. Sedangkan jika disimpan pada suhu ruang (30 &quot;C), maka keripik singkong dalam kemasan diduga memiliki  umur simpan 75 hari.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CASSAVA - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140023</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-05 10:05:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-05 10:15:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>