<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139991">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI BERBAGAI DOSIS CAMPURAN HERBISIDA CLOMAZONE DAN OKSIFLUORFEN PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRIL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD AL HAFIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberadaan gulma dapat mempengaruhi hasil tanaman kedelai, sehingga perlu dikendalikan dengan menggunakan herbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persaingan gulma dan hasil tanaman kedelai akibat aplikasi campuran herbisida clomazone dan oksifluorfen. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dan di Laboratorium Pengelolaan Gulma Departemen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung dari Januari-April 2024. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kedelai Varietas Devon 1, herbisida clomazone dan herbisida oksifluorfen, pupuk Urea, TSP, dan KCl, rhizogen, insektisida karbofuran dan deltametrin. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu handtractor, cangkul, knapsack sprayer berukuran 15 L, timbangan digital dan alat suntik 1 dan 5 ml. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola non faktorial dengan 8 taraf perlakuan 3 ulangan. Adapun taraf perlakuan terdiri dari kontrol, clomazone 1,5 kg b.a ha-1, oksifluorfen 1,5 kg b.a ha-1, clomazone 0,75 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 0,75 kg b.a ha-1, clomazone 1 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 1 kg b.a ha-1, clomazone 0,5 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 1 kg b.a ha-1, clomazone 1 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 0,5 kg b.a ha-1, clomazone 0,5 kg b.a ha-1 + oksifluorfen 0,5 kg b.a ha-1. Peubah yang diamati adalah bobot kering gulma 56 HST, indeks persentase keracunan tanaman 7, 14, 21, dan 28 HST, jumlah polong per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 butir, jumlah biji per tanaman, dan hasil biji kering. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campuran herbisida berpengaruh sangat nyata terhadap peubah bobot kering gulma 56 HST dan indeks keracunan tanaman pada 7, 14, 21, dan 28 HST, dan berpengaruh tidak nyata pada peubah jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 butir, dan hasil biji kering kedelai. Aplikasi herbisida campuran clomazone 0,5 kg b.a ha-1   + oksifluorfen 0,5 kg b.a ha-1 menjadi perlakuan yang paling efektif untuk menurunkan bobot kering gulma pada tanaman kedelai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOYBEANS - FIELD CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HERBICIDES - AGRICULTURE USE</topic>
 </subject>
 <classification>632.954</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139991</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-04 20:16:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-05 12:14:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>