<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139963">
 <titleInfo>
  <title>PERBAIKAN    TEKSTUR    TIMPHAN  INSTAN   MELALUI MODIFIKASI CAIRAN PADA ADONAN  TIMPHAN, TINGKAT  GELATINISASI  DAN PERLAKUAN PEMBEKUAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rinelda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Timphan merupakan salah  satu  contoh  kue basah  tradisional  Aceh yang terbuat dari tepung ketan dan dibungkus  dengan  daun   pisang muda yang diolesi minyak  goreng,  kemudian  dikukus selama  setengah  jam.  Kue basah  seperti timphan umumnya mempunyai daya awet yang rendah yaitu sekitar 2-3  hari. Oleh sebab itu, untuk memperpanjang daya simpan serta mempersingkat waktu  persiapan   produk timphan,  diperlukan alternatif hasil olahan timphan  menjadi produk setengah jadi (instan).  Penelitian ini  dilakukan  untuk memperbaiki tekstur timphan instan melalui modifikasi cairan pada adonan timphan,   tingkat gelatinisasi dan perlakuan pembekuan terhadap  mutu  timphan instan  seperti  sifat  fisik  (cooking  time, cooking loss  dan analisis kekerasan),  sifat kimia  (kadar air,  kadar pati,  kadar abu,  kadar lemak, kadar protein dan),  dan mutu organoleptik  (warna, aroma, rasa dan tekstur) timphan  instan yang dihasilkan.&#13;
Rancangan percobaan  yang digunakan  adalah Rancangan Acak Kelompok&#13;
&#13;
(RAK)  dengan  pola  faktorial   yang terdiri   atas  3   faktor.  Faktor   pertama  adalah&#13;
perbandingan kelapa kukur dan air (K), terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu K1 =1: 0, K2=&#13;
1:1,dan  K3, =0: 1.  Faktor kedua  adalah  lama  pengukusan (P), terdiri atas 2 (dua) taraf  yaitu   P1,  =  10  menit   dan   P2 =  20  menit.   Faktor  ketiga   adalah   perlakuan pembekuan pada timphan sebelum  dikeringkan (B), terdiri  atas 2 (dua)  taraf yaitu  B = dengan   pembekuan  (-5  C)  dan   lama pembekuan   24  jam,   dan   B2;  = dengan&#13;
pembekuan (-15 C) diikuti dengan thawing selama  1  jam pada suhu ruang dan B3 =tanpa pembekuan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan  perbandingan  kelapa kukur dan air (K) memberi  pengaruh sangat  nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CAKE MIXES</topic>
 </subject>
 <classification>664.753</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139963</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-04 15:35:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-05 11:59:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>