PENGARUH JENIS SETEK DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH GROW QUICK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JATROPA (JATROPHA CURCAS L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JENIS SETEK DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH GROW QUICK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JATROPA (JATROPHA CURCAS L.)


Pengarang

T Amrizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105101010072

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.535

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

TEUKU AMRIZAL. "Pengaruh Jenis Setek dan Konsentrasi Zat
Pengatur Tumbuh Grow Quick Terhadap Pertumbuhan Bibit Jatropa (Jatropha
curcas L.) (dibawah bimbingan Elly Kesumawati sebagai pembimbing utama
dan Agam Ihsan Hereri sebagai pembimbing anggota).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis setek yang sesuai
dan konsentrasi Grow Quick yang tepat untuk merangsang pertumbuhan akar
jatropa serta interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di bantaran sungai Lamnyong. komplek
tanah Pemda, Darrusalam Banda Aceh, pada tanggal 10 Desember 2008
sampai 20 Januari 2009.
Bahan setek yang di gunakan adalah tanaman jatropa sebanyak 72
setek, yang terdiri dari 36 setek batang dan 36 setek pucuk. Zat pengatur
tumbuh yang di gunakan adalah Grow Quick sebanyak 9 ml, dan media tanam
yang di gunakan untuk pengisian polybag adalah tanah lapisan atas (top soil)
jenis entisol.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola
faktorial. Dua faktor yang di teliti yaitu jenis setek (S) yang terdiri dari 2 taraf,
setek batang (S1) dan setek pucuk (S2) serta faktor konsentrasi Grow Quick (G)
yang terdiri dari 4 taraf yaitu, kontrol (Go), 2000 ppm (G1), 3000 ppm (G3), dan
4000 ppm (G3 ). Terdapat 8 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga
didapatkan 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 3 polybag
sehingga didapat 72 tanaman sampel.
Peubah-peubah yang diamati meliputi, tinggi tunas primer pada umur
10, 20. 30 Hari Setelah Tanam (HST), jumlah akar primer, panjang akar
primer, berat basah berangkasan, berat basah akar. berat kering berangkasan,
dan berat kering akar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis setek tidak berpengaruh
nyata terhadap semua peubah yang di amati. kecuali terhadap berat basah dan
berat kering berangkasan, Bahan setek batang menghasilkan bibit yang lebih
baik. Konsentrasi Grow Quick hanya berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi
tanaman 30 HST dan tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah lainnya.
Pertumbuhan bibit jatropa yang terbaik didapatkan pada konsentrasi Grow
Quick 2000 ppm. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara jenis setek dan
pengaruh zat pengatur tumbuh Grow Quick terhadap pertumbuhan bibit
jatropa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK