<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139885">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS HEAD LOSS EMITTER SEPANJANG  PIPA LATERAL PADA SISTEM IRIGASI TETES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Azmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Irigasi secara umum didefinisikan sebagai pemberian air kedalam tanah untuk &#13;
pertumbuhan tanaman. Salah satu irigasi yang pengoperasiannya relatif lebih mudah,&#13;
memerlukan tekanan yang relatif kecil dan memungkinkan dibuat dari bahan lokal&#13;
adalah irigasi tetes. Irigasi tetes adalah pemberian air dengan cara meneteskan secara&#13;
perlahan-lahan diatas atau dibawah permukaan tanah. Kehilangan tekanan akibat&#13;
gaya gesek disepanjang lateral yang mengakibatkan terjadinya variasi keseragaman&#13;
debit keluaran emitter merpakan permasalahan yang sering ditemui dalam sistem&#13;
irigasi tetes. Penelitian ini dilakukan yang bertujuan menghitung besarnya Head Loss &#13;
emitter sepanjang pipa lateral, mengetahui pengaruhi debit keluaran emitter terhadap&#13;
tekanan operasi, diameter pipa dan perlakuan pada sepanjang pipa lateral. Penelitian&#13;
ini menggunakan emitter tipe selang kecil yang berdiameter 1.6 mm. Data yang&#13;
diambil yaitu data debit emitter menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) yang&#13;
terdiri atas tiga taraf yaitu: P,= 4 Psi, P = 6 Psi dan P, = 8 Psi. Serta menggunakan&#13;
pipa yang berdiameter D, = inchi, D, = % inchi dan D, = I inchi. Kombinasi &#13;
perlakuannya adalah 3x 3= 9 dengan menggunakan 3 kali penggulangan, sehingga&#13;
diperoleh 27 percobaaan. Sedangkan untuk mendapatkan Head Loss digunakan&#13;
persamaan Darcy-Weisbach : H;= 6,377fLDQ .&#13;
               Dari data yang kita dapat semakin besar tekanan yang dihasilkan maka debit &#13;
keluaran emittemya semakin besar. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan&#13;
tekanan akan cendcrung mcningkatkan debit rata-rata emitter, sesuai dengan pendapat &#13;
Bemuth dan Solomon (I 986) serta pendapat Keller dan Karmeli (1975). &#13;
Semakin besar diameter pipa yang digunakan maka semakin besar debit keluaran&#13;
emitternya. Semakin besar diameter dan tekanan yang dipakai maka semakin besar&#13;
debit keluaran emittemya hal ini sesuai dengan pcndapat Keller Karmeli yaitu&#13;
hubungan linier antara debit dengan tekanan pada keluaran emitter. Pada kehilangan&#13;
tekanan Head Loss, semakin besar perlakuan yang igunakan maka head loss yang&#13;
dihasilkan semakin kecil, hal ini disebabkan gesekan yang terjadi sepanjang pipa&#13;
lateral dan hal tersebut menyebabkan variasi tekanan sepanjang pipa lateral. Untuk&#13;
koefisien keseragaman, emitter yang digunakan memenuhi standar ketetapan untuk&#13;
irigasi tetes yaitu Cu yang dihasilkan sebesar 91,2 % dengan menggunakan&#13;
persamaan Cristiansen.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-01 17:20:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-01 17:20:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>