PENGARUH PERBEDAAN LETAK BUAH PADA POHON DAN MEDIA SEMAI TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO. L) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PERBEDAAN LETAK BUAH PADA POHON DAN MEDIA SEMAI TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO. L)


Pengarang

Hindra Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205101030011

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hindra Saputra "Pengaruh Perbedaan Letak Buah pada Pohon dan Media Semai
terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kakao (Theobroma cacao. L)", (di bawah
bimbingan Said Imran AK sebagai ketua dan Ashabul Anhar scbagai anggota ).
Kakao merupakan salah satu kornoditas andalan nasional yang berperan penting
bagi perekonomian Indonesia umumnya dan petani khususnya. Permintaan akan
komoditi ini setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Salah satu faktor pendukung
adalah tersedianya bibit yang bennutu dan mampu tumbuh baik di lapangan. Bibit yang
bermutu dihasilkan dari benih yang bermutu. Untuk mendapatkan bcnih bennutu adalah
dengan proses sortasi buah. Hal ini dikarenakan adanya keragaman buah baik antar
pohon maupun dalam pohon yang sama, termasuk kcragarnan buah sehubungan dengan
posisinya pada pohon. Letak buah pada pohon mempengaruhi ukuran dan berat benih.
Buah kakao cenderung lebih kecil dan ringan apabila letaknya mendekati ujung pohon
atau ujung cabang. Untuk itu perlu diketahui buah yang berasal dari batang atau cabang
mana yang dapat menghasilkan bibit yang terbaik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui letak buah dan media semai mana
yang dapat mcnghasilkan bibit kakao terbaik melalui uji viabilitas dan vigor benih
kakao.
Rancangan yang digunakan yaitu rancan gan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial
3x 4 dengan 3 kali ulangan. faktor yang diteliti adalah letak buah yang terdiri dari
batang utama (LI), cabang primer (L2) dan cabang skunder (L3) dan media semai yang
terdiri dari pas ir (Ml), pasir : tanah (M2), pasir : serbuk gergaji (M3) dan pasir : tanah :
serbuk gergaji (M4). peubah yang diamati adalah I. viabilitas benih yaitu : a. potensi
tumbuh (PT), b. daya kecambah benih dan 2. vigor yaitu : a. kecepatan tumbuh, b.
vigor kecambah dan c. keserempakan tumbuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak. buah berpengaruh nyata terhadap
viabilitas pada peubah potensi tumbuh dan berpengaruh sangat nyata pada
peubah daya kecambah, namun berpengaruh nyata terhadap vigor pada peubah vigor
kecambah dan keserempakan tumbuh dan berpengaruh sangat nyata terhadap kecepatan
tumbuh. Perkecambahan yang lebih baik dijumpai pada benih kakao yang terletak pada
batang utama (LI).
Media semai berpengaruh nyata terhadap viabilitas pada peubah potensi tumbuh
dan berpengaruh sangat nyata pada peubah daya berkecambah, dan berpen garuh sangat
nyata terhadap vigor pada peubah vigor kecambah, namun berpengaruh nyata pada
peubah kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh. Media perkecambahan yang
lebih baik dijumpai pada campuran media tanah, pasir dan serbek gergaji (M4).
Letak buah pada pohon dan media semai menghasilkan intraksi yang nyata
terhadap viabilitas pada peubah potensi tumbuh, daya kecambah, namun menghasilkan
interaksi yang sangat nyata terhadap vigor pada peubah kecepatan tumbuh dan interak.si
yang nyata pada peubah vigor kecambah, keserempakan tumbuh. Hal ini menunjukkan
bahwa pengaruh letak buah tcrhadap benih tergantung media semai dan demikian juga
sebaliknya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK