<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139877">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TEKANAN  DAN PEMANASAN  TERHADAP OPTIMASI PEROLEHAN LEMAK SECARA MEKANIS PADA BIJI KAKAO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Selvi Rachmadhan sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lemak kakao adalah lemak berwarna putih kekuningan dan memiliki bau&#13;
khas dari coklat. Keunggulan lemak kakao adalah sifat uniknya yang padat suhu&#13;
ruang dan cair pada suhu tubuh. Salah satu cara pemisahan lemak kakao dapat&#13;
dilakukan dengan pengepresan terhadap biji kakao yang dibuat menjadi pasta. Tetapi, &#13;
teknik pengepresan yang dilakukan saat ini belum mencapai rendemen lemak yang &#13;
diinginkan sehingga penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi proses&#13;
pengepresan dengan mengkaji pengaruh tekanan dan suhu pengepresan terhadap&#13;
rendemen lemak yang dihasilkan.&#13;
               Pengepresan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat yang&#13;
memiliki disain seperti yang umumnya digunakan pada pengolahan kakao skala kecil&#13;
dan menengah yang ada di Indonesia, tetapi ada penambahan jaket pemanas pada&#13;
sekeliling ruang pengepres sehingga pasta kakao mendapatkan pemanasan yang&#13;
konstan selama pengepresan.&#13;
               Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok&#13;
(RAK) pola faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor. Faktor pertama adalah tekanan&#13;
(P = 30 MPa dan 40 MPa) dan faktor kedua adalah variasi suhu pengepresan (T = &#13;
50€, 60€, 70C, 80C dan 90€). Dengan demikian, terdapat I0 (sepuluh)&#13;
kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan.&#13;
Parameter yang diamati terhadap lemak kakao yaitu rendemen, kadar asam lemak&#13;
bebas, bilangan penyabunan dan organoleptik (aroma dan warna), sedangkan bubuk&#13;
kakao adalah kadar lemak. Selain itu. untuk sampel dengan rendemen terbaik&#13;
(perolehan lemak terbanyak ) dilakukan uji karakteristik lemak kakao yaitu komposisi&#13;
asam lemak, solid fat content (SFC), indeks bias, bilangan iod. &#13;
               Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemanasan memberikan&#13;
pengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap bilangan penyabunan.&#13;
Sedangkan perbedaan tekanan dan interaksi kedua perlakuan memberikan pengaruh&#13;
tidak nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139877</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-01 16:31:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-01 16:31:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>