<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139849">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI EROSI DAN SEDIMEN PADA SUNGAI KRUENG LANGSA DI KOTA LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arif Ebta Sudrajat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ARIF EBTA SUDRAJAT. Evaluasi Erosi dan Sedimen pada Sungai Krueng Langsa di&#13;
Kota Langsa (di bawah bimbingan HAIRUL BASRI, sebagai ketua dan MANFARIZAH, sebagai anggota) &#13;
                Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi erosi dan besarnya sedimen pada &#13;
Sungai Krueng Langsa di Kota Langsa. Metode deskriptif yang digunakan adalah &#13;
pengambilan sampel tanah yang mewakili pada beberapa titik DAS Krueng Langsa&#13;
tersebut mengingat luasnya cakupan daerah penelitian. Data primer yang diperoleh dari &#13;
tanah dan air dan di analisis tanah di laboratorium, sedangkan data sekunder diperoleh &#13;
dari pihak terkait serta di dukung oleh bebcrapa literatur. Peta topografi, peta kelerengan &#13;
dan peta jenis tanah di overlay guna mendapatkan satuan peta lahan. Peta ini digunakan&#13;
sebagai peta kerja untuk pelaksanaan dilapangan. Data tanah yang di dapat dari hasil&#13;
pengamatan dilapangan meliputi struktur tanah, kedalaman efektif dan hasil analisis di&#13;
laboratorium serta permeabilitas tanah. Paramater yang di analisa berupa nilai debit,&#13;
sedimen, dan Tingkat Bahaya Erosi (TBE). &#13;
                Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi sedimen sungai pada ketiga outlet dan&#13;
satu muara sungai yaitu pada outlet Alue Buaya, Petow. Keumuning dan Muara Alue&#13;
Pineung termasuk kategori baik. Secara keseluruhan hasil sedimen yang terangkut oleh&#13;
ketiga outlet dan satu muara sungai tersebut relatif sedang tetapi dapat mengancam&#13;
percepatan pendangkalan pada daerah muara sungai. Sedangkan kontribusi hasil&#13;
sedimen dari ketiga outlet dan satu muara sungai tersebut yaitu Muara Alue Pineung&#13;
sekitar 0,401 gr det' (0,035 ton hari') dan pada saat hujan sekitar 3,854 gr det' (0,333&#13;
ton hari'), Alue Buaya sekitar 0,117 gr det' (0,010 ton hari') dan pada saat hujan&#13;
sekitar 0,490 gr det'(0,042 ton hari'), Petow sekitar 0,010 gr det' (0,0008 ton hari')&#13;
dan pada saat hujan sekitar 0,026 gr det' (0,0022 ton hari') dan Keumuning sekitar&#13;
0.005 gr det' (0,0004 ton hari').&#13;
               DAS Krueng Langsa memiliki 4 (empat) tingkat erosi berdasarkan prediksi&#13;
untuk setiap satuan peta lahan (SPL) yaitu; (a) kelas bahaya erosi san gat ringan (16,574&#13;
ha), (b) kelas bahaya erosi ringan (4,044 ha), (c) kelas bahaya erosi sedang (1,511 ha),&#13;
(d) dan kelas bahaya erosi sangat berat dengan (4,112 ha). Secara umum, kondisi DAS&#13;
sungai Krueng Langsa masih tergolong baik. Namun perlu upaya untuk menjaga kondisi&#13;
ini agar tidak terdegradasi di masa yang akan datang, khusunya wilayah yang tergolong&#13;
kedalam kelas crosi sedang dan sangat berat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139849</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-01 11:48:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-01 11:48:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>