EVALUASI EROSI DAN SEDIMEN PADA SUNGAI KRUENG LANGSA DI KOTA LANGSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI EROSI DAN SEDIMEN PADA SUNGAI KRUENG LANGSA DI KOTA LANGSA


Pengarang

Arif Ebta Sudrajat - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951121755

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ARIF EBTA SUDRAJAT. Evaluasi Erosi dan Sedimen pada Sungai Krueng Langsa di
Kota Langsa (di bawah bimbingan HAIRUL BASRI, sebagai ketua dan MANFARIZAH, sebagai anggota)
Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi erosi dan besarnya sedimen pada
Sungai Krueng Langsa di Kota Langsa. Metode deskriptif yang digunakan adalah
pengambilan sampel tanah yang mewakili pada beberapa titik DAS Krueng Langsa
tersebut mengingat luasnya cakupan daerah penelitian. Data primer yang diperoleh dari
tanah dan air dan di analisis tanah di laboratorium, sedangkan data sekunder diperoleh
dari pihak terkait serta di dukung oleh bebcrapa literatur. Peta topografi, peta kelerengan
dan peta jenis tanah di overlay guna mendapatkan satuan peta lahan. Peta ini digunakan
sebagai peta kerja untuk pelaksanaan dilapangan. Data tanah yang di dapat dari hasil
pengamatan dilapangan meliputi struktur tanah, kedalaman efektif dan hasil analisis di
laboratorium serta permeabilitas tanah. Paramater yang di analisa berupa nilai debit,
sedimen, dan Tingkat Bahaya Erosi (TBE).
Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi sedimen sungai pada ketiga outlet dan
satu muara sungai yaitu pada outlet Alue Buaya, Petow. Keumuning dan Muara Alue
Pineung termasuk kategori baik. Secara keseluruhan hasil sedimen yang terangkut oleh
ketiga outlet dan satu muara sungai tersebut relatif sedang tetapi dapat mengancam
percepatan pendangkalan pada daerah muara sungai. Sedangkan kontribusi hasil
sedimen dari ketiga outlet dan satu muara sungai tersebut yaitu Muara Alue Pineung
sekitar 0,401 gr det' (0,035 ton hari') dan pada saat hujan sekitar 3,854 gr det' (0,333
ton hari'), Alue Buaya sekitar 0,117 gr det' (0,010 ton hari') dan pada saat hujan
sekitar 0,490 gr det'(0,042 ton hari'), Petow sekitar 0,010 gr det' (0,0008 ton hari')
dan pada saat hujan sekitar 0,026 gr det' (0,0022 ton hari') dan Keumuning sekitar
0.005 gr det' (0,0004 ton hari').
DAS Krueng Langsa memiliki 4 (empat) tingkat erosi berdasarkan prediksi
untuk setiap satuan peta lahan (SPL) yaitu; (a) kelas bahaya erosi san gat ringan (16,574
ha), (b) kelas bahaya erosi ringan (4,044 ha), (c) kelas bahaya erosi sedang (1,511 ha),
(d) dan kelas bahaya erosi sangat berat dengan (4,112 ha). Secara umum, kondisi DAS
sungai Krueng Langsa masih tergolong baik. Namun perlu upaya untuk menjaga kondisi
ini agar tidak terdegradasi di masa yang akan datang, khusunya wilayah yang tergolong
kedalam kelas crosi sedang dan sangat berat.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK