Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PROYEKSI INDEKS IKLIM EKSTREM BERDASARKAN SKENARIO REPRESENTATIVE CONCENTRATION PATHWAYS (RCP) DI PROVINSI ACEH
Pengarang
Fitrohim - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
2208202010005
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Fisika (S2) / PDDIKTI : 45101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas mipa., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perubahan iklim merupakan perubahan rata-rata unsur cuaca dan iklim yang terjadi dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Salah satu dampak akibat perubahan iklim adalah meningkatnya kejadian-kejadian iklim ekstrem. Coupled Model Intercomparison project 5 (CMIP5) menyediakan data model untuk mendapatkan gambaran tentang iklim di masa yang akan datang berdasarkan skenario Representative Concentration Pathways (RCP). Skenario RCP berdasarkan asumsi perkembangan radiative forcing di masa yang akan datang. Terdapat 4 skenario RCP, namun yang digunakan dalam penelitian ini hanya 2 skenario RCP yaitu RCP 4.5 yang mengasumsikan bahwa semua negara di dunia turut ambil bagian dalam upaya mitigasi secara simultan dan efektif dan RCP 8.5 yang mengasumsikan tidak ada kebijakan untuk upaya penanganan terhadap emisi gas rumah kaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan persentase perubahan indeks iklim ekstrem di masa yang akan datang. Data model yang digunakan dalam penelitian ini adalah data model dari CMIP5 yaitu CCSM4, IPSL-CM5A-LR, IPSL-CM5A-MR, IPSL-CM5B-LR dan NorESM1-M. Data model tersebut di downscale menggunakan metode statistical downscaling dan di koreksi bias berdasarkan data observasi lima stasiun BMKG di Provinsi Aceh pada periode histori (2001 – 2005). Kemudian data observasi dan data model yang sudah dikoreksi bias diidentifikasi kejadian iklim ekstrem berdasarkan Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI). Indeks iklim ekstrem yang digunakan dalam penelitian ini adalah hari hujan berturut-turut (CWD), hari kering berturut-turut (CDD), jumlah curah hujan tahunan (Prcptot), suhu maksimum bulanan (TXx) dan suhu minimun bulanan (TNn). Hasil proyeksi menunjukkan untuk indeks iklim CDD, Prcptot, TXx dan TNn mengalami tren peningkatan pada periode 2021 – 2100. Sedangkan indeks iklim CWD mengalami tren penurunan pada periode 2021 – 2100. Berdasarkan periode historinya, semua indeks iklim ekstrem mengalami kenaikan secara signifikan di masa yang akan datang (2021 – 2040, 2041 – 2070, 2071 – 2100) terkecuali TXx yang tidak mengalami kenaikan pada periode 2021 – 2040.
Kata kunci: perubahan iklim, proyeksi, RCP, indeks iklim ekstrem
Climate change is a long-term and sustained change in the average weather and climate elements. One of the impacts of climate change is the increase in extreme climate events. Coupled Model Intercomparison project 5 (CMIP5) provides model data to get a picture of future climate based on the Representative Concentration Pathways (RCP) scenario. RCP scenarios are based on assumptions about the future development of radiative forcing. There are 4 RCP scenarios, but only 2 RCP scenarios are used in this study, namely RCP 4.5 which assumes that all countries in the world take part in mitigation efforts simultaneously and effectively and RCP 8.5 which assumes no policy for handling greenhouse gas emissions. This study aims to identify the characteristics and percentage changes in extreme climate indices in the future. The model data used in this study are model data from CMIP5, namely CCSM4, IPSL-CM5A-LR, IPSL-CM5A-MR, IPSL-CM5B-LR and NorESM1-M. The model data was downscaled using the statistical downscaling method and bias correction based on observational data from five BMKG stations in Aceh Province for the historical period (2001 - 2005). Then the observation data and bias-corrected model data were identified for extreme climate events based on the Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI). The extreme climate indices used in this study are consecutive rainy days (CWD), consecutive dry days (CDD), total annual rainfall (Prcptot), monthly maximum temperature (TXx) and monthly minimum temperature (TNn). The projection results show that the climate indices CDD, Prcptot, TXx and TNn showed an increasing trend in the 2021 – 2100 period. Meanwhile, the CWD climate index has a decreasing trend in the 2021-2100 period. Based on the historical period, all extreme climate indices have increased significantly in the future (2021 - 2040, 2041 - 2070, 2071 - 2100) except TXx which did not increase in the 2021 – 2040 period. Keywords: climate change, projection, RCP, extreme climate indices
ANALISIS KEJADIAN HUJAN EKSTREM BERDASARKAN INDEKS STABILITAS ATMOSFER DI WILAYAH ACEH BESAR (ANISAH, 2023)
ANALISIS PENGARUH BOREAL SUMMER INTRASEASONAL OSCILLATION (BSISO) TERHADAP VARIABILITAS INTRA MUSIMAN DAN KONDISI EKSTREM CURAH HUJAN DI PROVINSI ACEH (Harisa Bilhaqqi Qalbi, 2024)
ANALISIS PENYEDIAAN ENERGI DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Muhammad Amin, 2024)
PEMETAAN INDEKS IKLIM EKSTRIM DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN DATA TRMM DAN APHRODITE (Joko Yulianto Ariantono, 2015)
APLIKASI MODEL STOKASTIK KELAHIRAN DAN KEMATIAN PADA PROYEKSI PENDUDUK DI PROVINSI ACEH (MAULINA FINANDA, 2025)