Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH DAERAH PENYEBARAN SERAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON SERAT ALUMINIUM (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,50)
Pengarang
Wisnu Wardana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0041112238
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat aluminium terhadap kuat lentur balok beton dengan variasi daerah penyebaran serat yang berbeda. Faktor air semen beton adalah 0,5; besarnya persentase serat beton pada penelitian ini adalah 0,6 % dari berat jenis serat aluminium. Panjang serat 3,5 cm; lebar serat 4 mm; dan tebal serat 1 mm pada 4 variasi daerah penyebaran serat aluminium; yaitu daerah penyebaran serat pada seluruh volume balok (As), daerah penyebaran serat pada 2/3 volume balok (Bs), daerah penyebaran serat pada 1/2 volume balok (Cs), dan daerah penyebaran serat pada 1/3 volume balok (Ds), serta 1 variasi balok beton tanpa serat (A) sebagai pembanding. Pengujian kuat lentur terhadap benda uji balok beton dilakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Benda uji balok yang digunakan berukuran standar yaitu, 15cm 15 cm x 60 cm berjumlah 25 benda uji. Setiap variasi dibuat 5 buah benda uji. Lingkungan perawatan yang digunakan adalah lingkungan perendaman air tawar (Standar ASTM). Dari hasil pengujian kuat lentur pada umur 28 hari, kuat lentur untuk balok beton yang menggunakan serat (beton serat) mengalami penurunan kuat lentur jika dibandingkan dengan beton tanpa serat (beton normal). Kuat lentur yang diperoleh pada beton normal adalah 34,82 kg/cm;2 pada penyebaran serat seluruh dari volume balok adalah 27,96 kg/cm2 (pcnurunan 19,7%); pada penyebaran serat 2/3 dari volume balok adalah 28,26 kg/cm2 (penurunan 18,84%); pada penyebaran serat 1/2 dari volume balok adalah 28,87 kg/cm2 (penurunan 17,09%); dan pada penyebaran serat 1/3 dari volume balok adalah 33,26 kg/cm2 (penurunan 4,48%). Penggunaan serat aluminium pada balok beton memberikan pengaruh yang nyata yaitu terjadinya penurunan terhadap kuat lentur balok beton, namun dapat mengurangi retak pada balok.
Tidak Tersedia Deskripsi
KUAT LENTUR BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN PENAMBAHAN RNSERAT POLYPROPYLENE DAN SERAT KACA (ATIKA MULYA, 2022)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT KAWAT BENDRAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON NORMAL DAN BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON NORMAL DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,4 DAN BETON MUTU TINGGI DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,3) (NURHASANAH, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT ALUMINIUM DENGAN VARIASI PANJANG DAN PERSENTASE SERAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON (Maya Melliani, 2025)
PENGARUH PENAMBAHAN JERAMI PADI TERHADAP KUAT LENTUR BETON (HERWIA WAHYUNA, 2024)
SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN PENAMBAHAN SERAT RAMI (Eva Ayudya Maharani, 2022)