PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 60.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI DISTILAT ASAM LEMAK MINYAK SAWIT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 60.000 TON/TAHUN


Pengarang

Nur Octavia Deri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404103010055

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

660

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik biodiesel memggunakan distilat asam lemak minyal
sawit (dalms) sebagai bahan baku . Proses produksi secara keseluruhan menggunakan
proses kontinyu yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan bahan baku, proses
produksi dan pemurnian produk. Kapasitas produksi pabrik biodiesel ini adalah
60.000 ton pertahun dengan hari kerja 330 hari pertahun . Bentuk perusahaan
yang direncanakan adala.h Perseroan Terhatas (PT) dengan menggunakan metode struktur
organ isasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini
Lokasi berjumlah I98 orang. pabrik direncanakan didirikan di Desa Alur Benban,
Kecamatan Karang laru,Aceh Tamiang. Indonesia, 30.000 m. Sumber air luas area pabrik sebesar
dengan untuk pabrik biodiesel ini berasal dari sungai Tamiang kabupaten Aceh Tamiang. dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan daya 1.597,484 kW.
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut :
a. Total modal investasi : Rp I93.600.493 .494,
b. Biaya produksi per tahun : Rp 187.499.293.093 ,­
c. Hasil penjualan per tahun : Rp 259.013,951.042,­
d. Laba bersih per tahun : Rp 50.060.260.565,­
e. Rate Of Return (ROR) : 25,86%
f. Pay Out Time (PoT) : 3tahun 8 bulan
g.Break Event Point (BEP) : 22%
Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa praraneangan pabrik biodiesel ini layak untuk dilanjutkan ke
tahap konstruksi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK