<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139559">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUHU DAN KEMASAN POLYETHYLEN TERHADAP MUTU BROKOLI (BRASSICA OLERACEA L) SELAMA PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eka Irmayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Brokoli (Brassica oleraces L) merupakan salah satu jenis sayuran sehat yang layak dikonsumsi karena memiliki kandungan gizi yang cukup. Salah satudi antaranya adalah kandungan vitamin C yang tinggi. Umur simpan brokoli relative singkat karena kuncup bunganya akan cepat membuka dan berkembang sehingga menyebabkan perubahan warna pada brokoli, oleh karena itu perlu adanyapenanganan lebih tepat untuk memperpanjang umur simpan brokoli. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan kemasan poyethylen terhadap mutu brokoli (Brassica oleracea L) selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorialdengan 2 faktor yang diuji yaitu faktor pertama suhu terdiri atas 4 taraf yaitu suhu 0C, 5C, 10C dan 27-30C dan kedua yaitu penggunaan kemasan terdiri dari 3 taraf yaitu polyethylen, stretch film dan tanpa kemasan dengan 3 kali ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan.   Parameter yang dianalisis meliputi susut bobot (%), vitamin C (mg/I00gr), kekerasan (kg/em2) dan uji organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan masing­masing diamati selama masa penyimpanan berlangsung hingga konsumen menolak. Hasil penelitian diperoleh perlakuan terbaik brokoli selama penyimpanan pada suhu rendah adalah pada kemasan polyethylen dan suhu 5C dengan persentase susut bobot sebesar 4,47%, kadar vitamin C 52,80 mg/100 gram,kekerasan 1,04 kg/em dan masih diterima konsumen hingga penyimpanan hari ke-12 berdasarkan uji organoleptik dengan tingkat penerimaan terhadap warna2,68 (netral), aroma 1,80 (tidak suka), tekstur 2,20 (netral) dan penerimaan keseluruhan 2,24 (netral) dan telah ditolak panel is pada hari ke-14. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BROCCOLI - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.805 35</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-28 14:53:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-28 15:08:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>