<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139535">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI PENGGUNAAN TRAKTOR DAN THRESHER PADA LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN SIMEULUE TIMUR KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mawaddah Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam pengembangan teknologi mekanis disadari bahwa teknologi tersebut bersifat pada modal, sehingga dalam penggunaannya harus layak secara teknis, ekonomis dan sosial. Bertitik tolak dari masalah tersebut, maka perlu adanya informasi mengenai alat dan mesin pertanian sesuai diterapkan dalam suatu sistemu sahatani dan suatu strategi pembangunan dalam bidang mekanisasi pertanian disuatu daerah. Beberapa permasalahan yang ingin diteliti yaitu berapa jumlah jam kerja optimal dari traktor dan thresher yang digunakan oleh masyarakat kecamatanSimeulue Timur, Berapa jumlah kebutuhan traktor dan thresher yang optimal padaluas lahan yang diusahakan masyarakat di Kecamatan Simeulue Timur Bagaimana persepsi petani terhadap penggunaan traktor dan thresher. Tempat dan waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2011 sampai dengan bulan agustus 2011 yang bertempat di Kecamatan Simeulu Timur Kabupaten Simeulu. Tempat dan wahai penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli an yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah I unit komputer, software tora versi 1.03, kuisioner 130 eks/set, pengukuran waktu, alattulis, kertas, printer dan tinta. Hasil dari optimasi model program linier dengan menggunakan software TORA, menunujukkan bahwa Minimalisasi biaya tipe pada26 unit traktor tangan yang tersedia untuk pengolahan tanah I dan II selama sebulan kerja per musim tanam adalah sebesar Rp. 189.580.256,- dengan jam kerja untuk keseluruhan traktor tangan adalah 240 jam kerja dan untuk traktor X (type 5.5 HP) 217.5 jam kerja. Minimalisasi biaya pembelian traktor tangan terhadap jumlah kebutuhantraktor tangan yang optimal pada lahan yang diusahakan untuk kegiatanpengolahan tanah I dan II sebesar Rp. 223.448.000,- dengan penambahan traktor tangan tipe 5.5 HP merek Yanmar sebanyak 104 unit. Minimalisasi biaya pokok thresher optimum adalah Rp. 680.376.438,- per musim. Namun untuk threhser X1 Sineulue. Adapun peralatan yang dipergtmakan dalam penelitian ini adalah I unit komputer, softunre fora versi 1.03, kuisioner 130 eks/set, peng`mmn walmp alattulis, kertas, printer dan ha Hasil dad optinasi modal program tinier dengan menggimakan soft`mare TORA, menunujukkan hahwa Minimalisasi bia3ra tipe pada26 unit traktor tangan yang tersedia untuk pengolahan tanah I dan 11 selana sebulan keria per musin tanam adalah sebesar Rp.  189.580.256,-dengan jam ketia untuk keseluruhan traktor tangan adalah 240 jam keria dan untuk tralctor   Xi3 (type 5.5In)  217.5jan keria. Mininalisasi  biaya pembelian traktor tangan terhadap junlah kebutuhan traktor   tangan   yang   optimal   pada   lahan   yang   diusahalrm   unttik   kegiatan pengolahan tanah I dan n sebesar Rp. 223.448.000,- dengan penambahan traktortangan  tipe  5.5  ID  merek  Yanmar  sebanyak  104  unit.  Minimasi  biaya  pokok thresher optimum adalch Rp.  680376.438,-  per musim. Nanun untuk threhser Xitapanya   adalch   thresher   tipe   Ai   jam   kerianya   adalal   238  jam,   simpl ektepatnya adalah thresher tipe A jam kerjanya adalah 238 jam, simple menganjurkan untuk thresher tipe ini jam kerjanya dibawah 240 jam, sedangkan pada kendala ke-1 deogan jam kerja 5.3 jam kerja. Pada kendala ke-2 yaitu threshertipe A terdapat slack (-) sebesar 1.8, artinya pada thresher inimasih mampu merontokkan gabah selama ± 2 jam Jagi. Biaya pembelian thresher yang paling minimum adalah Rp. 418.134.976,- dan untuk thresher merek  Agrindo TPA 1000-MG ( type menganjurkan unttik thresher ripe ini jam kerianya dibawah 240 jam,   sedangkan pada kendala ke-I dengan jam keria 5.3 jam keria. Pada kendala ke-2 yaltu thresher tipe AL  terdapat  slack  (-)  sebesar  I.8,  rfuya pada thresher ini  masih manpu merontokkan gabah selama ± 2 jam lagi. Biaya pembelian thecher yang palingminintm adalch Rp. 418.134.976,-dan untck threcher merek Agrindo TPA 1000-5.5 MG ( type 5.5 HP) sinplek menganjurkan penambahan sebanyak 87 unit, dengan HP) simplek menganjurkan penambahan sebanyak 87 unit, dengan biaya yang dibutuhkan masyarakat Rp. 445.500.000,- untuk menambah kebutuhan thresher. Dengan adanya penambahan traktor dan thresher diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam bagi petani. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TRACTORS - AGRICULTURAL USE</topic>
 </subject>
 <classification>631.372</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-28 12:25:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-28 15:21:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>