Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK MENGGUNAKAN LINEAR SCHEDULING METHOD (LSM)
Pengarang
Herbi Ferdian - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0404101020054
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
692.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perencanaan jadwal proyek merupakan acuan dasar dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Salah satu metode perencanaan jadwal adalah LSM (Linear Scheduling Method). Metode LSM cocok digunakan untuk proyek konstruksi yang terdiri dari serangkaian pekerjaan berulang atau repetitif. Proyek Perbaikan Prasarana Jalan Lingkungan Desa Budi Baik (Lokasi 10) Blang Kejeren, Gayo Lues ini menggunakan metode Bar Chart. Tujuan perencanaan ini adalah untuk merencanakan ulang waktu pada pelaksanaan proyek konstruksi jalan raya dengan menggunakan LSM. Ruang lingkup yang ditinjau adalah semua kegiatan yang ada dalam proyek yang terdiri dari pekerjaan mobilisasi, pekerjaan drainase (pekerjaan galian dan pasangan batu), pekerjaan tanah (pekerjaan urugan biasa), pekerjaan berbutir (pekerjaan lapisan pondasi agregat kelas B dan lapisan pondasi agregat kelas A), pekerjaan aspal (pekerjaan lapis resap pengikat dan lapis aspal beton/AC-BC. Metode perencanaan ini dimulai dengan melakukan Work Breakdown Structrure (WBS) kegiatan proyek, perhitungan volume pekerjaan, membuat perencanaan metode pelaksanaan, perhitungan produktivitas peralatan, perhitungan durasi dari masing-masing pekerjaan, serta membuat diagram LSM. Hasil yang didapat setelah dilakukan perencanaan dengan LSM ini diperoleh durasi setiap pekerjaan dan produktivitas peralatan yang digunakan serta dari perhitungan tersebut didapat kapan waktu mulai dan selesainya masing-masing pekerjaan. Pekerjaan mobilisasi diasumsikan waktu selama 14 hari. Pekerjaan galian didapatkan waktu selama 5 hari. Pekerjaan pasangan batu didapatkan waktu selama 22 hari. Pekerjaan urugan biasa didapatkan waktu selama 7 hari. Pekerjaan lapisan pondasi agregat kelas B didapatkan waktu selama 16 hari. Pekerjaan lapisan pondasi agregat kelas A didapat waktu selama 13 hari. Pekerjaan lapis resap pengikat didapatkan waktu selama 3 hari. Pekerjaan lapis aspal beton/AC-BC didapatkan waktu selama 15 hari. Setelah dilakukan penjadwalan dengan menggunakan metode LSM didapat waktu penyelesaian pekerjann selama 71 hari.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERENCANAAN BIAYA DAN WAKTU PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PROYEK JALAN LINGKAR DARUSSALAM (Ririn Putri Anjani, 2021)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN RISIKO BIAYA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (YOSI ARMIDA, 2020)
PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (RIFAT ADITYA HAWARI, 2020)
PERENCANAAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PENINGKATAN STRUKTUR JALAN KELILING PULAU WEH (BALOHAN-SABANG) (Mutawakkil Billah, 2015)
PERENCANAAN BIAYA MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPJN (BALAI PELAKSANA JALAN NASIONAL) TAHAP III (Muhammad Ricci Akbar, 2019)