<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139465">
 <titleInfo>
  <title>GELANGGANG  REMAJA DI BANDA  ACEH TEMA :</title>
  <subTitle>ARSITEKTUR  PERILAKU</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulhadi Sahputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja merupakan sosok yang memiliki kepribadian  yang dinamis dan positif. Di sisi  lain kita juga melihat  remaja-remaja yang kritis.  Di zaman  yang semakin    maju   ini,   banyak  aktifitas  remaja  yang terjadi   diluar   batas-batas kewajaran  yang  mengarah    ke  tindakan-tindakan  negatif yang  kadang-kadang merugikan   masyrakat.  Tindakan  negatif yang dilakukan remaja tersebut   antara lain terwujud  dalam   bentuk   kenakalan,  pertentangan  dengan orang  tua, pelanggaran normna-norma,  tindakan-tindakan yang merugikan remaja itu  sendiri, dan  masih banyak  hal-hal  negatif lainnya.  Berpijak  dari gambaran  diatas,  maka diperlukan suatu wadah  atau  tempat   yang  dapat mereka gunakan untuk menyalurkan hobby atau mengisi waktu kosong mereka untuk hal-hal positif yang bermanfaat.   Dalam  penulisan Seminar (JTA-086)  ini,  penulis  mencoba memberikan  suatu konsep perancangan  Gelanggang Remaja  yang  merupakan suatu fasilitas yang dirancang untuk remaja supaya remaja dapat mengembangkan hobby  dan  kreatifitasnya ke arah  yang positif.   Tera yang  dipilih  dalam proses perancangan  ini  adalah   Arsitektur   Perilaku   dimana   penerapan  tema Arsitektur Perilaku  ini  diupayakan sesuai  dengan analisis  perilaku remaju sebagai pemakai dan  diharapakan   agar  dapat  memecahkan  permasalahan-permasalahan   yang timbul dalam perencanaan terhadap kasus  objek yang dihadapi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Gelanggang.  Remaja, Arsitektur Perilaku.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139465</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-25 15:58:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-25 15:58:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>