EVALUASI KRITIS TERHADAP TAX GAP ANTARA POTENSI PAJAK TEORITIS DENGAN REALISASI PENERIMAAN PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI KRITIS TERHADAP TAX GAP ANTARA POTENSI PAJAK TEORITIS DENGAN REALISASI PENERIMAAN PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) BANDA ACEH


Pengarang

Eviarita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111310038

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.155

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis mengenai permasalahan Tax Gap antara potensi pajak tcoritis dengan realisasi penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Gap antara potensi pajak teoritis dengan realisasi penerimaan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat sekunder yang diambil langsung dari KPP Banda Aceh yang terdiri dari data tentang Wajib Pajak (WP) orang pribadi terdaftar dan WP yang menyampaikan SPT pada periode laporan 2005. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah dengan cara melakukan analisa dokumen (content analysis) dan penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menjelaskan bahwa gap yang terjadi antara potensi pajak teoritis dengan realisasi penerimaan pajak adalah sebesar 2,62% untuk gap WP terdaftar, 84,82% untuk gap WP yang menyampaikan SPT dan 2.6% untuk gap penerimaan PPh WP orang pribadi yang terealisasi. Dievaluasi bahwa, tax gap yang ditimbulkan tersebut sangat mempengaruhi penerimaan yang seharusnya diperoleh oleh KPP Banda Aceh pada tahun 2005. Berdasarkan hasil dan analisa penelitian disimpulkan bahwa tax gap yang terjadi antara potensi pajak teoritis dengan realisasi penerimaan pajak pada KPP Banda Aceh pada tahun 2005 mencapai hingga 84,82% yang terjadi pada gap Wp yang menyampaikan SPT. Penanggulangan terhadap kondisi gap yang terjadi tersebut, oleh pihak manajemen KPP berusaha untuk melakukan perbaikan terhadap sistem administrasi perpajakan secara bertahap yakni dengan melaksanakan ketentuan perpajakan secara uniform untuk mendapatkan penerimaan yang maksimal dengan biaya yang se-efisien mungkin.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK