ANALISIS EFISIENSI BELANJA LANGSUNG SEKTOR PENDIDIKAN PEMERINTAH PROVINSI ACEH DALAM PENERAPAN QANUN NO. 5 TAHUN 2008 (STUDI PADA DINAS PENDIDIKAN ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS EFISIENSI BELANJA LANGSUNG SEKTOR PENDIDIKAN PEMERINTAH PROVINSI ACEH DALAM PENERAPAN QANUN NO. 5 TAHUN 2008 (STUDI PADA DINAS PENDIDIKAN ACEH)


Pengarang

Said Azhari Mustafa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701103010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.154

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat efisiensi belanja langsung sektor pendidikan Pemerintah Provinsi Aceh yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Aceh, terkhususnya pada kegiatan dan program pilihan di tahun 2009 dan 2010 dalam penerapan Qanun No.5 Tahun 2008. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis kuantitatif (descriptive kuantitative anylisis method). Dalam penelitian ini pengukuran tingkat efisiensi menggunakan rasio perbandingan antara output dan input dari data LAKIP Dinas Pendidikan Aceh. Output dalam penelitian ini adalah capaiaan fisik, sedangkan input adalah anggaran belanja langsung yang disalurkan pada masing-masing program dan kegiatan yang dibahas dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sccan umum pemanfaatan anggaran belanja langsung untuk kegiatan-kegiatan dalam empat prograni pilihan pada Dinas Pendidikan Aceh di tahun anggaran 2009 dan 2010, telah dilaksanakan secara sangat efesien sesuai amanat dan mandat dalani penerapan Qanun No.5 Tahun 2008. Walaupun begitu, masih ada kegiatan pada program tertentu, yakni Progran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun anggaran 2009 yang menghasilkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun anggaran 2009 yang menghasilkan rasio pengukuran yang kurang efisisen, namun pada tahun anggaran berikutnya (20I0), rasio pengukuran menunjukkan, bahwa kegiatan-kegiatan tersebut telah menghasilkan rasio yang sangat efisien. Jika merujuk kepada teori efisiensi dari para ahli akuntansi selctor publik seperti Mardiasmo dan Bastian, yang mendefinisikan efisiensi sebagai suatu pencapaian output yang maksimum dengan input tertentu atau output tertentu (target) dengan input yang minimum, maka berdasarkan penelaahan terhadap data kuantitatif terutama data-data mengenai realisasi dan capaiaan fisik (output), terlihat jelas bahwa pada tahun anggaran 20 I 0, output atau realisasi fisik yang dicapai jauh labih maksimal dari tahun anggaran 2009. Berdasarkan penjelasan tersebut maka rasio penguhiran yang ktmg efisisen, nanun pada tahun anggaran berikutnya (2010), rasio pengukuran menunjukkan, bahwa kedatan-kegiatan tersebut telali menghasilkan rasio yang sangat efisien. Jiha merujuk kepada teori efisiensi deri para ahli ahmtansi sektor publik seperti Mardiasmo dan Bastian, yang mendefinisikan efisiensi sebagai suatu pencapaian otrtyut yang maksim`m dengan input tertentu atau output tertentu (target) dengan input yang minimum, maka berdasarkan penelaahan terhadap data kuntitatif terutama data-data mengenai realisasi dan capaiaan fisik (output), terlihat jelas bahwra pada tahun anggaran 2010, output atau realisasi fisik yang dicapai jauh labih maksimal dari tahun anggaran 2009. Berdasarkan penjelasan tersebut maka pemanfaatan atau penggunaan anggaran belanja langsung pada tahun anggaran 2010 memperlihatkan progress efesiensi yang lebih baik dari tahun sebelumnya (2009). Hal ini menunjukkan sekaligus membuktikan bahwa sektor pendidikan Aceh melalui instansi terkait, benar-benar berkomitmen secara serius dalam memanfaatkan anggaran belanja pendidikan sesuai dengan prinsip efisiensi yang diamanatkan dalam qanun bersangkutan. Semakin efesiennya pemanfaatan anggaran belanja langsung pendidikan Aceh dari tahun 2009 sampai 2010, dapat dibuktikan melalui semakin banyaknya kegiatan pada tahun 2010 yang berhasil mencapai output maksinal yang mana pada tahun sebelumnya pencapian tersebut belum dapat terpenuhi (tenealisasi).
Kata Kunci: Efisiensi, Belanja Langsung, Sektor Pendidikan Pemerintah Aceh, Qanun No.5 Tahun 2008

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK