PERKANTORAN SEWA DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR TROPIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERKANTORAN SEWA DI BANDA ACEH TEMA : ARSITEKTUR TROPIS


Pengarang

Meutia Safrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

024140034

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

725.23

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Banda Aceh merupakan ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, yang memiliki otonomi khusus, yang mempunyai prospek yang cukup besar untuk makin berkembang disegala bidang. seperti perdagangan, pendidikan, kesEhatan, peribadatan, perumahan dan Juga pelayanan umum dan sosial.
Minimnya perkantoran sewa yang terdapat di kota Banda Aceh tidak sebanding dengan jumlah penduduk, Jumlah penduduk kota Banda Aceh adalah 177.881 jiwa. Standar kebutuhan bangunan perkantoran 0,2 m' / Penduduk. Kebutuhan kota Banda Aceh akan perkantoran menjadi 35.576.2 m .
Dengan tujuan utama untuk mewujudkan sebuah perkantoran sewa yang mampu
mewadahi dan menampung seluruh kegiatan administrasi yang ada didalam bangunan ini. Selain menampung kegiatan utama, bangunan ini juga mewadahi kegiatan penunjang seperti restoran. sarana kesehatan, hiburan dan lain-lain.
Proses perancangan ini dibahas dengan menggunakan metode deskriptif dimana
pembahasan akan dibahas tahap demi tahap sehingga dapat diperoleh suatu kesimpulan umum. pendekatan untuk pembahasan objek rancangan ini terdiri atas empat bagian, yaitu: studi kasus, studi litelatur dan tinjauan lapangan.
Tahap selanjutnya adalah mengidentifikasi masalah yang timbul dalam perancangan dengan pertimbangan antara lain : luasan tapak, peraturan pemerintahan setempat kriteria perancangan, ketinggian bangunan, dan tuntutan perancangan, permasalahan tersebut dianalisis lebih lanjut meliputi analisis lebih lanjut meliputi analisis kondisi lingkungan, analisis tapak, analisis fungsional, dan analisis fisik bangunan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK