<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139317">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN PAJAK DENGAN SISTEM AKRUAL UNTUK MEMINIMALKAN PAJAK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irwan Zainal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Tujuan   penelitian   adalah   untuk   mendapatkan   bukti   empiris  tentang perencanaan pajak dengan sistem akrual, , yaitu menunda pelaporan laba satu tahun sebelum berlakunya tarif pajak yang baru ke tahun mulai berlakunya tarif pajak yang baru yang dilakukan perusahaan­perusahaan di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 31 perusahaan yang ditetapkan berdasarkan kriteria. Penelitian ini memanfaatkan momen penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) No.17 Pasal 17 tahun 2000. Dari hasil uji t diperoleh nilai akrual yang tidak normal tahun 2000 terbukti negatif tetapi tidak signifikan (dengan p-value 0.392). Sedangkan nilai akrual yang tidak normal tahun 200I terbukti positif akan tetapi tidak signifikan (dengan p-value 0.755). Dari hasil uji Wilcoxon terbukti bahwa tingkat discretionary accrual tahun 2001 lebih tinggi dibandingkan tingkat akan tetapi tidak signifikan juga dengan tingkat signifikan sebesar 0.814. Berdasarkan hasil uji t dan uji Wilcoxon tersebut. dapat disimpulkan bahwa penurunan tarif pajak penghasilan UU No.17,2000 tidak mengindikasikan adanya usaha perancanaan pajak dengan sistem akrual, yaitu dengan menunda pelaporan laba (menurunkan akrual» pada setu perioesebelumtarif pajak baru &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TAXES - ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <classification>657.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139317</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-24 11:21:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-24 11:28:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>