<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139293">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA INKUBASI BIOCHAR SABUT KELAPA DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI VARIETAS SAMHONG KING (BRASSICA RAPA SUBSP. CHINENSIS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Nadia Riana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Agroekoteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sawi (Brassica juncea L.) merupakan jenis sayuran yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Kelebihan sawi mampu tumbuh baik di daratan rendah maupun daratan tinggi. Sawi mempunyai nilai ekonomi tinggi setelah kubis krop, kubis bunga, dan brokoli. Biochar merupakan padatan arang tinggi karbon (C) hasil konversi biomassa diproses dengan pembakaran tidak sempurna dan minimum oksigen (pirolisis). Penggunaan biochar pada tanah diyakini mampu meningkatkan sifat kimia tanah.  Penambahan bahan organik ke dalam tanah akan memperbaiki struktur tanah sehingga meningkatkan serapan unsur hara N, P, dan K oleh tanaman sawi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian biochar sabut kelapa terhadap serapan hara tanaman sawi varietas Samhong King. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor perlakuan lama inkubasi biochar sabut kelapa yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 2 minggu, 4 minggu, dan 6 minggu.  Faktor perlakuan dosis pupuk organik cair yang terdiri dari 4 taraf yaitu 1 ml/liter air, 2 ml/liter air, 3 ml/ liter air, dan 4 ml/liter air. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian biochar sabut kelapa dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata terhadap jaringan tanaman dan serapan hara tanaman sawi Samhong King namun cenderung tertinggi dijumpai pada  hara K, diikuti oleh serapan hara P dan N. Lama inkubasi biochar sabut kelapa dan pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata terhadap produksi hasil tanaman sawi Samhong King namun cenderung tertinggi dijumpai pada perlakuan biochar sabut kelapa dengan periode inkubasi 6 minggu yaitu dengan produksi hasil 2,96 t ha-1. Pada perlakuan pemberian pupuk organik cair produksi hasil cenderung tertinggi dijumpai pada perlakuan 1 ml / liter air dengan produksi hasil 3,07 t ha-1&#13;
Kata kunci: Hara tanaman, Pembenah tanah, Sayuran</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MUSTARD - BOTANY</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139293</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-24 10:03:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 09:44:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>