<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139271">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIETAS DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) DI DATARAN TINGGI GAYO LUES.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ali Umar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bawang merah adalah komoditi hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pemilihan varietas dan pemupukan yang tepat adalah langkah awal dalam meningkatkan produksi tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di dataran tinggi Gayo Lues.&#13;
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Blangbengkik, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2023 hingga Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok 2 faktorial yang diteliti yaitu varietas dan dosis pupuk NPK maka terdapat pola 3x3 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Faktor pertama yaitu varietas Biru Lancor, varietas Tajuk, dan varietas SS Sakato. Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK 500 kg ha-1, 600 kg ha -1, dan 700 kg ha-1.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah umbi perumpun, bobot umbi perumbi, dan bobot berangkasan kering dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HST. Pertumbuhan dan hasil lebih baik pada perlakuan varietas ada pada varietas SS Sakato. Dosis pupuk NPK perpengaruh nyata terhadap bobot berangkasan basah, dan bobot umbi kering. Pertumbuhan dan hasil tanaman terbaik dijumpai pada dosis pupuk NPK 600 kg ha-1. Terdapat intraksi yang nyata antara varietas denan dosis pupuk NPK terhadap bobot berangkasan basah dan diameter umbi, kombinasi terbaik dijumpai pada parameter bobot berangkasan basah varietas Tajuk dengan dosis pupuk NPK 700 kg ha-1, sementara diameter umbi kombinasi terbaik dapat dijumpai pada varietas SS Sakato dengan dosis 600 kg ha-1.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SHALLOTS</topic>
 </subject>
 <classification>631.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139271</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-23 16:16:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-24 09:35:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>