<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139235">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TEMPERATUR AIR DAN UMUR BETON DENGAN PENGGUNAAN CALCIUM CHLORIDE (CAC1,) TERHADAP KUAT TARIK BELAHNYA (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,40)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marjan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur air pencampur (10C, 20C, 30C) dan umur beton (3, 7, 14, dan 28 hari) terhadap kuat tanik belah beton pada pemakaian Calcium Chloride (CaCI) sebanyak 2% dari berat semen  Perencanaan campuran beton (concrete mix design) dilakukan berdasarkan nilai  faktor air semen (FAS) 0,40. Pembuatan adukan beton untuk benda uji dilakukan mengikuti aturan ACI 211.1-91. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat  tarik belah beton adalah silinder beton berdiameter I5 cm dengan tinggi 30 cm  berjumlah 36 buah, dimana untuk masing-masing pengamatan digunakan 3 buah  sampel. Dari hasil regresi data penelitian pemakaian air dengan temperatur yang  berbeda dan 2% CaCh menghasilkan kuat tarik belah beton umur 28 hari yang maksimum pada temperatur air 10C yaitu sebesar 33,298 kg/cm dan yang  minimum pada temperatur air 30'C yaitu sebesar 23,631 kg cm. Pencapaian kuat  tarik belah beton terhadap umur 28 hari pada tempe:-atur air 10°C umur 3 hari sebesar  21,965 kg/cm (65,96%); umur 7 hari sebesar 24,919 kg/cm (74,84%); umur 14 hari  sebesar 29,043 kg/cm (87,22%). Pada temperatur air 20C umur 3 hari sebesar  23,693 kg/cm' (84,55%); umur 7 hari sebesar 25,526 kg/cm (91,03%); umur 14 hari sebesar 27,689 kg/cm (98,811%). Selanjutnya pada temperatur air 30C umur 3 hari  sebesar 26,306 kg/cm (111,32%), umur 7 hani sebesar 27,019 kg/cm' (114,33%);  umur 14 hari scbesar 27,220 kg/cm' (115,19%). Pencapaian kuat tarik belah beton terhadap umur 28 harni yang diperoleh pada temperatur air  30C  adalah yang maksimum yaitu pada umur I4 hani dengan pencapaian 115,19% (27,220 kg/cm  terhadap  23,631 kg/cm').  Dari hasil regresi secara menyeluruh,  terlihat  bahwa  pemakaian  air dengan temperatur  30C  lebih meningkatkan kuat  tarik  belah beton pada umur 3, 7 dan 14 hari.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139235</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-23 14:59:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-23 15:05:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>