<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139101">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN SISTIM PENGKONDISIAN  UDARA PADA  GEDUNG BANK BNI KANTOR CABANG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulhadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Untuk kenyamanan suatu ruangan dapat dicapat dengan mengatur parameter temperatur,  dan  kelembaban  udara  dengan menggunakan peralatan pengkondisian udara.     Sasaran  dari  pengkondisian  udara,  agar  temperatur,  kelembaban  dan distribusi  udara  dalam   ruangan  dapat   dikondisikan  sesuai  kebutuhan.   Hal  ini sebagai titik tolak perancangan peralatan  pengkondisian udara pada gedung Bank BNI kantor cabang  Banda Aceh.  Untuk memberikan  kondis  nyaman kepada setiap karyawan,  temperatur  ruangan yang diharapkan  68,9 F (20,5 C)  dan kelembaban&#13;
50%.     Jenis peralatan  pengkondisian   udara  yang  dapat  di  rencanakan  adalah&#13;
&#13;
peralatan jenis sentral dan peralatan jenis terpisah (split system).  Setelah dilakukan perhitungan,   didapatkan  bahwa  beban pendinginan  untuk  lantai  I  dan  lantai  II masing-masing 81  ton refrigerasi dan 69 ton refrigerasi.  Pada lantai I menggunakan empat   unit  peralatan   dan   pada   lantai   II  menggunakan   tiga   unit   peralatan pengkondisian udara.  Refrigeran yang digunakan pada sistim pendingin aalah R22, dimana temperatur masuk pada  evaporator  45 F dan temperatur keluar  kompresor sebesar 140 F. Daya kompresor yang diperlukan untuk setiap unit kondensor lantai I dan lantai  II masing-masing  10,47 Hp (7,8 kW) dan  11,8 Hp  (8,8  kW).  Penampang&#13;
evaporator  pada   unit AHU  lanai  I dan  lantai  II adalah  6,7 ft2 (0,6  m2)  dan  9,2&#13;
ft2 (0,86 m2),  dengan jumlah baris bujur masing-masing evaporator lantai I dan lantai&#13;
&#13;
II  adalah 24 baris dan 28  baris,  serta baris lintang untuk setiap  evaporator adalah&#13;
&#13;
3  baris.  Untuk kondensor pada  unit kondensor  lantai I dan lantai  II mempunyai penampang  masing-masing  6,73 ft2(0,63  m2)  dan  7,56 ft2 (0,7  m2),  dengan jumlah baris bujur kondensor lantai I dan lantai II adalah 23 baris dan 25 baris serta baris lintang masing-masing  kondensor adalah 20 baris dan 21 baris.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139101</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-22 11:38:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-22 11:39:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>