Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN BIAYA PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM LAB SCHOOL DARUSSALAM - BANDA ACEH
Pengarang
Putri Armanusah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0304101010020
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Mempercepat umur proyek merupakan salah satu upaya yang dilakukan pelaksana
proyek jika suatu proyek mengalami keterlambatan atau bilamana pelaksana
proyek ingin menyelesaikan proyek tersebut lebih awal dari waktu yang tersedia
karena alasan tertentu sebagaimana yang dilakukan pada perencanaan
Proses mempercepat waktu penyelesaian suatu pekerjaan disebut juga dengan crash
program. Salah satu metode yang digunakan dalam crash program adalah dengan
menambahkan waktu kerja / lembur . Metode penambahan waktu kerja / lembur
ini dipakai sebagai alteratif dikarenakan seringkali ditemukan kesulitan
menambah jumlah tenaga kerja untuk mempercepa t suatu kegiatan
ini . dan terbatasnya tenaga kerja yang memiliki keahlian dalam suatu pekerjaan . Tujuan
utama dalam perencanaan ini adalah menghitung berapa jumlah biaya yang
dikeluarkan jika suatu pekerjaan dilemburkan yaitu dengan merencanakan
percepatan waktu penyelelesaian terhadap (tiga) kelompok kegiatan lembur
sebagai alternatif sehingga nantinya dapat ditentukan hasil perencanaan
3 dengan jurnlah penambahan biaya terkecil. Ruang lingku p perencanaan pada Proyek
Pembangun an Gedung Laboratoriurn Lab School Darussal am Banda Aceh ini
adalah biaya dan waktu. Biaya yang dimaksud adal ah besam ya jumlah biaya yang
bertambah akibat proses percepatan waktu penyelesaian pekerjaan proyek yang
dilakukan dengan metode lembur. Perencanaan waktu yang dimaksud adal ah
proses mepercepat waktu penyelesaian proyek selama 28 bari (4 minggu)
sehingga umur proyek yang semula 32 minggu menjadi 28 minggu. Sebag ai
langkah awal perhitungan yaitu dimulai dengan menyusun jaringan kerja dengan
program Microsot Project . Selanjutnya akan diperoleh network diagram dan
kegiatan-kegiatan kritis akan terlihat dengan tampilan bar berwarna merah. Pada
perencanaan penjadwalan awal, kegiatan kritis berjumlah 20 jenis kegiatan.
Kegiatan-kegiatan kritis tersebut tidak semuanya berada pada lintasan yang sama
sehingga dipilih beberapa kegiatan kritis yang berpengaruh terhadap bergesernya
umur proyek menjadi lebih singkat. Pemilihan kegiatan-kegiatan kritis yang
dilemburkan ini dilakukan pada 3 (tiga) kelompok kegiatan lembur sebagai
altematif untuk menentukan has il akhir dengan angka jumlah penambahan biaya
terkecil . Hasil dari perhitungan yang diperoleb adal ah jumlah penambahan biaya
yang palin g kecil yaitu Keiompok Kegiatan Lembur II dengan penambahan biaya
sebesar Rp 106.240.000 atau sebesar 3,14 % dari biaya keseluruhan proyek yaitu
Rp. 3.381.034.000,00.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI BIAYA UNTUK PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK (Teuku Maulana, 2024)
PENJADWALAN PELAKSANAAN PEKERJAAN DENGAN METODE PDM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH (ZERALDY FERNANDO, 2022)
PERENCANAAN BIAYA PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG OUDITORIUM KANTOR WILAYAH DEPARTEMEN AGAMA BANDA ACEH (Teuku Heryansyah, 2024)
PERKIRAAN BIAYA KONSTRUKSI RUMAH TIPE 36 BERDASARKAN ESTIMASI WAKTU PENYELESAIAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE PERT (Rizayana, 2024)
ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH (Sutan Pratama Risman, 2025)