PENGARUH TEKANAN ANGIN BAN HAND TRACTOR TERHADAP PERFORMANSI DAN PEMADATAN TANAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TEKANAN ANGIN BAN HAND TRACTOR TERHADAP PERFORMANSI DAN PEMADATAN TANAH


Pengarang

Reksi Istiadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505106010070

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengolahan tanah adalah untuk mempersiapkan lahan jadi lebih baik dan
gembur dan siap untuk bercocok tanam. Pengolahan tanah dengan Alsintan dapat
membuat perubahan atas sifat-sifat fisika dan mekanika tanah oleh lintasan ban
traktor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan angin ban
terhadap sifat fisika dan mekanika tanah serta performansi.
Penelitian dilaksanakan di Desa Bang Dhod, Kecamatan Tangse
Kabupaten Pidie Propinsi Aceh, Laboratorium Mekanika Tanah Jurusan Teknik
Sipil Universita Syiah Kuala dan Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian Fakultas
Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian berlangsung dari
Bulan Juni 2012 sampai Agustus 2012. Areal yang digunakan meliputi 6 petakan
lahan (plot) dengan masing-masing ukuran 4m x 1Om dan jarak antar plot 0,5m,
terdiri dari 3 plot untuk udara nitrogen dan 3 plot untuk udara biasa dan masing ­
masing plot dengan tekanan angin ban 60 Psi, 40 Psi dan 20 Psi.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat
tekanan angin ban baik udara nitrogen maupun udara biasa. maka semakin tinggi
nilai bulk density, tapi nilai porositas tanah semakin kecil. Bulk densit y tertinggi
yaitu pada tekanan ban 60 Psi dan terendah pada tekanan 20 Psi, sedangkan
porositas tertinggi adalah pada tekanan 20 Psi dan terendah pada tekanan 60 Psi.
Nilai tahanan penetrasi tanah pada saat pengolahan tanah baik udara nitrogen
maupun udara biasa semakin kecil seiring dengan berkurangnya tekanan angin
ban, karena getaran yang ditimbulkan oleh mesin dapat diredam oleh ban.
Menurut hasil analisis Laboratorium Mekanika Tanah sudut geser tanah adalah
6,14" dan nilai kohesi adalah 0,115 kg/cm'. Besarnya traksi yang terjadi, baik
udara nitrogen maupun udara biasa adalah pada tekanan 20 Psi, karena pada
tekanan 20 Psi bidang sentuh ban dengan tanah lebih besar.
Kapasitas lapang efektif dan tcoritis (KLE dan KLT) yang tertinggi adalah
pada tekanan 40 Psi, baik menggunakan udara nitrogen atau udara biasa. karena
tekanan 40 Psi adalah tekanan ideal ban saat pengolahan dan efisiensi tertinggi
adalah pada tekanan 60 Psi. Besarnya kcccpatan putaran roda baik menggunakan
udara nitrogen maupun udara biasa adalah pada tekanan 60 Psi yaitu 0,453 m/s
udara nitrogen dan 0,437 mis udara biasa, karena pada tekanan 60 Psi banyak
terjadinya slip yaitu scbesar 23,94 % dan 24,32 %. Akibat besarnya slip pada
tekanan 60 Psi, maka konsumsi bahan bakar juga lebih banyak yaitu 2,02 l/jam
dan 1,99 1/jam. Tingkat kebisingan mesin baik udara nitrogen maupun udara biasa
tidak mempunyai perbedaan yang besar, kebisingan paling tinggi adalah 91,62 dB
dan terendah 91,10 dB dan suhu mesin adalah 45 C.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK