PENGARUH BOBOT DAN JUMLAH LINTASAN TERHADAP GROUND PRESSURE, ROLLING RESISTANCE, DAN GAYA TRAKSI PADA TRAKTOR RODA EMPAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BOBOT DAN JUMLAH LINTASAN TERHADAP GROUND PRESSURE, ROLLING RESISTANCE, DAN GAYA TRAKSI PADA TRAKTOR RODA EMPAT


Pengarang

Muhammad Adi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051611828

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Roda sebagai alat traksi yang bergulung akan mengalami gaya traksi, gaya
tahanan gelinding, gaya kemudi, gaya dukung tanah dan gaya akibat berat roda. Gaya
tahanan gelinding merupakan gaya yang melawan arah gerak dari roda, sedangkan
gaya traksi merupakan gaya yang searah dengan gerak roda.
Kemampuan traksi dari traktor merupakan ha! yang sangat penting untuk
dibahas dan merupakan kemampuan yang fundamental dari traktor, sejak traktor telah
menggantikan tenaga hewan. Hal ini telah dibuktikan oleh banyak riset yang
melaporkan bahwa kemampuan traksi tidak hanya dipengaruhi oleh kontruksi traktor
atau bentuk seperti berat traktor, kecepatan traktor dan tekanan udara ban, tetapi juga
oleh kondisi lahan, jenis tanah dan cara pengoperasian traktor. Traksi sangat
dipengaruhi oleh keadaan tanah. Untuk tanah yang keras sepertijalan aspal yang telah
rata oleh traktor dapat menghasilkan gaya traksi yang besar. Sebaliknya, untuk tanah
yang lunak, nilai tahanan gelinding (Rolling Resistance) yang besar , sedangkan
kemampuan traksi berkurang.
Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji gaya traksi , tekanan unit terhadap
tanah (ground pressure) dan tahanan gelinding (rolling resistance) ban traktor yang
terjadi ketika traktor diberikan beban (ballast)
Tempat dilaksanakanya penelitian ini adalah di Desa Suelue, Kecamatan
Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, yang dimulai pada bulan September 2005.
Sampel tanah diuji di Laboratorium Fisika Tanah Lingkungan Jurusan Tanah
Fakultas Pertanian dan di Laboratorium Mekanika Tanah Fakultas Teknik Universitas
Syiah Kuala, Banda Aceh.
Penelitian ini terdiri dari tiga macam variasi bobot (berat) traktor yaitu bobot
traktor standar (BO), penambahan be ban I00 kg (BD), dan penambahan be ban 200 kg
(B2). Pada empat variasi lintasan yaitu satu kali lintasan (L0), dua kali lintasan (LI)
, empat kali lintasan (L2) dan enam kali lintasan (L3).
Penambahan beban pada traktor dapat memperkecil angka ground pressure
dari 1,I9 kg/em (BOLO) menjadi 0,81 kg/em (B2L3) pada ban depan dan dari 0,77
kg/cm (BOLO) menjadi 0,49 kg/cm' (B2L3) pada ban belakang, akibatnya
meningkatkan angka bulk density tanah. Angka bulk density tertinggi 1,57 g/cm'
(B2L3). Meskipun masih dalam batas kewajaran (

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK