<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139011">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS BEBERAPA ANTIBIOTIK TERHADAP PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI (XANTHOMONAS ORYZAE) SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bulqaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>BULQAINI, 0605103010023. Uji Efektivitas Beberapa Antibiotik &#13;
Terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri (anthomonas oryzae) Secara In Vitro&quot;. &#13;
Dibawah bimbingan Alfizar sebagai Ketua dan Marlina sebagai anggota. &#13;
               Kajian aspek efektifitas beberapa antibiotik terhadap penyakit layu bakteri&#13;
Yoryzae secara in vitro, telah dilakukan di Laboratorium Penyakit Tambuhan. &#13;
Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan. Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, &#13;
sejak bulan Februari 2011 sampai dengan Mei 2011. &#13;
               Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan antibiotik yang efektif&#13;
dalam  mengendalikan penyakit hawar daun bakteri (Koryzae). Penelitian &#13;
ini  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri atas 4 &#13;
perlakuan dengan 5 ulangan. jenis antibiotik yang dicoba adalah Streptomysin, &#13;
Tetrasiklin dan Kloramfenikol, dengan konsentrasi masing-masing 2 g/l. Setiap &#13;
unit perlakuan terdiri atas dua Petridis. Adapun peubah yang diamati adalah &#13;
diameter, jumlah koloni bakteri dan daya hambat antibiotik pada 24, 48, 72 dan 96 &#13;
jam setelah inokulasi (JSI). Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis &#13;
dengan sidik ragam (uji F) dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 0,05. &#13;
               Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik streptomisin, tetrasiklin &#13;
dan kloramfenikol mampu menghambat perkembangan bakteri XX. oryzae . &#13;
Antibiotik yang paling baik menekan pertumbuhan bakteri adalah Kloramfenikol.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139011</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 15:25:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 15:25:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>