<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="139001">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PERATAAN LABA TERHADAP REAKSI  PASARRN(STUDY EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM JAKARTA ISLAMIC INDEX)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jumiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perataan   laba  adalah   usaha  manajemen  untuk   mengurangi  fluktuasi   laba  yang dilaporkan  dari  tahun  ke tahun  dengan  memindahkan  pendapatan  dari  tahun-tahun  yang tinggi pendapatannya ke periode yang kurang menguntungkan. Dua alasan manajemen melakukan  perataan  laba, pertama  dengan  melaporkan  laba yang stabil  dapat  mendukung deviden  dengan  tingkat  yang  lebih tinggi  dari  pada  suatu  aliran  laba yang  lebih  variasi, yang memberikan  pengaruh yang menguntungkan  bagi nilai saham perusahaan. Kedua berkenaan  pada  perataan  laba  kemampuan  untuk  melawan  hakikat  laporan  yang  bersifat siklus  dan  kemungkinan  juga akan  menurunk an  koreksi  antara  ekspektasi  pengembalian perusahaan  dengan pengembalian  portofolio pasar.&#13;
Penelitian  ini  bertujuan untuk melihat  bagaimana  pengaruh  perataan  laba terhadap reaksi  pasar.  Reaksi  pasar  diukur  dengan  menggunakan   indikator Cumulative  Abnormal Return  (CAR)   dan   Volume   Penjualan   Saham   (TVA).   Penelitian   ini   dilakukan   pada perusahaan  yang konsisten  tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) periode tahun 2006&#13;
-  2008.  Jumlah sampel  yang  di amati  sebanyak   11  perusahaan  selama  3 tahun.  Analisis untuk pengujian hipotesis  menggunakan  regresi linear sederhana  dengan  bantuan  program SPSS 12.0.&#13;
Hasil  dari  penelitian   ini  menunjukkan   bahwa  perataan   laba  tidak  berpengaruh terhadap Cumulative Abnormal Return  dan Perataan  laba juga tidak berpengaruh  terhadap&#13;
Volume Penjualan Saham pada perusahaan  yang tergabung dalam JII. &#13;
Kata Kunci:  Perataan  Laba, Abnormal Return, Volume Penjualan Saham&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>139001</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 15:01:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 15:01:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>