<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138983">
 <titleInfo>
  <title>RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) PADA BERBAGAI JENIS PUPUK ORGANIK CAIR DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dani Arengka</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>DANI ARENGKA. &quot;Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) &#13;
pada Berbagai Jenis Pupuk Organik Cair dan Interval  Waktu Pemberian yang &#13;
Berbeda&quot; (Ashabul Anhar sebagai pembimbing utama dan Ainun Marliah scbagai &#13;
pembimbing anggota) ini Tujuan penelitian &#13;
adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit &#13;
kakao pada berbagai jenis pupuk organik cair dan interval waktu pemberian yang &#13;
tepat serta interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian ini juga ingin &#13;
membandingkan efektifitas penggunaan pupuk organik cair dan pupuk organik &#13;
padat (bokhasi) terhadap pertumbuhan bibit kakao. dilaksanakan &#13;
Penelitian ini  di Screen house Fakultas Pertanian Universitas &#13;
Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, yang bcrlangsung dari tanggal 10 Juli 2007 &#13;
sampai dengan 30 Oktober 2007. &#13;
Bahan dan alat yang digunakan dalam pen elitian ini adalah benih kakao, &#13;
naungan, tanah dari lapisan atas (top soil), pasir, abu dapur, polibag, jenis pupuk &#13;
organik cair dari jerami+pupuk kandang, daun gamal+pupuk kandang, &#13;
dedak+pupuk kandang dan jerami+daun gamal+dedak+pupuk kandang, pupuk &#13;
organik padat (bokhasi), sabun creem dan pestisida organik dari daun nimba, bak &#13;
perkecambahan, handsprayer (volume I liter), jangka sorong, gelas ukur, &#13;
timbangan analitik, timbangan duduk, oven, meteran, gembor, ayakan pasir &#13;
ukuran 8 mesh, cangkul, timba, drum plastik, ember, gayung plastik. pengaduk &#13;
kayu, blender, terpal, termometer, digital lux meter tipe : DX 100, takemura &#13;
clcktrik works L TO dan alat tulis menulis. Penelitian ini mcnggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola &#13;
faktorial 4 x 3 dcngan 3 ulangan. Faktor yang ditcliti adalah jenis pupuk organik &#13;
cair (J+PK, G+PK, D+PK dan J+G +D+PK) dan interval waktu pemberian (5 &#13;
hari sekali, I0 hari sekali dan 15 hari sekali). &#13;
Peubah pertumbuhan bibit kakao yang diamati meliputi tinggi bibit dan &#13;
diameter pangkal batang umur 30, 45, 60 dan 75 hari setelah tanam (HST). luas &#13;
daun, panjang akar, bobot basah berangkasan dan bobot kering berangkasan umur &#13;
75 HST. &#13;
Jenis pupuk organik cair berpcngaruh nyata terhadap panjang akar umur &#13;
75 HST, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi bibit dan diameter &#13;
pangkal batang umur 30, 45, 60 dan 75 HST, luas daun, bobot basah berangkasan &#13;
dan bobot kering berangkasan umur 75 HST. Pertumbuhan bibit kakao terbaik &#13;
dijumpai pada pupuk organik cair dedak+pupuk kandang. &#13;
Interval waktu pernbcrian berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar &#13;
umur 75 HST, berpengaruh nyata terhadap diameter pangkal batang dan Juas daun &#13;
umur 75 HST, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi bibit umur 30, 45, &#13;
60 dan 75 HST, diameter pangkal batang umur 30, 45, 60 HST, bobot basah &#13;
berangkasan dan bobot kering berangkasan umur 75 HST. Pertumbuhan bibit &#13;
kakao terbaik dijumpai pada interval waktu pemberian 10 hari sekali. &#13;
Terdapat interaksi yang tidak nyata antara pupuk organik cair dengan&#13;
interval waktu pemberian terhadap semua peubah pertumbuhan bibit kakao yang&#13;
diamati.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CACAO - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS - USE</topic>
 </subject>
 <classification>633.74</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138983</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 12:40:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 14:33:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>