Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR NUTRI AGRO PLUS (NAP) DAN JENIS AKSESI BUAH KAKAO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
Pengarang
Dede Pander - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705101010065
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
633.74
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
DEDE PANDER. "Pengaruh Pupuk Organik Cair Nutri Agro Plus (NAP) dan Jenis
Aksesi Buah Kakao terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)", dibawah
bimbingan Efendi sebagai pembimbing utama dan Cut Nur Ichsan sebagai pembimbing
anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi POC NAP dan jenis
aksesi buah kakao terhadap pertumbuhan bibit, serta untuk mengetahui nyata tidaknya
interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian telah dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Peranian, Universitas
Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, yang bcrlangsung dari tanggal 20 Desember 2010
sampai dengan Maret 2011. Benih yang digunakan adalah bcnih kakao jenis varietas Criollo
dan forastcro yang bersumber dari Asosiasi Petani Kakao Organik di Desa Paru Keudhe,
Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Pupuk yang digunakan adalah POC NAP
yang diproduksi oleh PT. Suba Indah, Tok. Banten, Indonesia.
Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4x6
dengan demikian terdapat 24 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan sehingga didapat 96
satuan pcrcobaan, terdiri dari atas 2 fakt or yang diteliti yaitu faktor POC NAP yang terdiri
dari atas 4 taraf yaitu kontrol (Ka), 10 ml/L air (K,), 20 ml/L air (K) dan 30 ml/L air (K3),
serta faktor aksesi buah kakao yang terdiri dari atas 6 taraf yaitu lonjong mulus (Vy), bulat
mulus (V), merah besar (V), merah kecil (V,), beralur besar (Vy) dan beralur kecil
(Ve). Pelaksanaan penclitian meliputi persiapan naungan, persiapan media tanam, persiapan
benih, persemaian bcnih, pcnanaman, penyiraman, pengendalian hama dan penyakit,
pengendalian gulma dan pengamatan. Pengamatan dilakukan terhadap tinggi batang, tinggi
bibit, diameter pangkal batang, dan jurnlah daun pada umur 30, 45, dan 60 I-IST.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC NAP berpengaruh sangat
nyata terhadap tinggi bibit urnur 60 HST, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi
bibit, tinggi batang, diameter pangkal batang dan jumlah daun pada umur 30, 45, dan 60
HST. Aksesi buah kakao berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi batang umur 30, 45, dan
60 HST, tinggi bibit umur 30 dan 60 I-IST, diameter pangkal batang umur 45 dan 60 I-IST dan
jumlah daun umur 30, 45, dan 60 I-IST. Tinggi bibit dan diameter pangkal batang terbaik
dijumpai pada aksesi buah Merah Besar (V9). Konsentrasi POC NAP berinteraksi sangat
nyata dengan aksesi buah kakao terhadap tinggi bibit kakao umur 60 HST dan terdapat
interaksi yang tidak nyata terhadap peubah yang lainnya. Pertumbuhan bibit terbaik terdapat
pada konsentrasi 20 ml/L (K) dengan aksesi buah Lonjong Mulus (V).
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR SUPER ACI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (T. Mahyu Danil, 2024)
PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN BEBERAPA CARA PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Zulfikar, 2025)
UJI ANTIDIABETES DARI EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (SYIFA NABILA, 2025)
PENGARUH MEDIA TUMBUH DAN PUPUK ORGANIK CAIR NASA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Sofyan Noza, 2022)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (JIMMY NAINGGOLAN, 2021)