<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="138941">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DOSIS PUPUK SP-36 DAN UMUR PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN  HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS  L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fauzul Hamdi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan   penelitian   ini  adalah  untuk  mengetahui  dosis  pupuk  SP-36  dan&#13;
umur pemangkasan  yang tepat, serta mengetahui  nyata tidaknya interaksi  antara dosis pupuk SP-36 dengan umur pemangkasan. agar diperoleh pertumbuhan dan hasil  kacang panjang yang terbaik.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun  Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah  Kuala. Darussalam, Banda Aceh dengan ketinggian tanah 0.7 m di  atas pennukaan  taut (dpl) dan berlangsung sejak tanggal  29 Desember 2003 sampai dengan 27 Februari 2004.&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 3 dengan 3  ulangan. Faktor yang diteliti adalah dosis pupuk SP-36 (0,&#13;
100,  200, 300  kg/ha)  dan  umur pemangkasan ( 17.  25  33  hari setelah  tanam). Peubah yang diamati  meliputi  tinggi  tanaman umur  15,  30 dan 45 hari  setelah tanam (HST), jumlah cabang produktif umur 15  HST, jumlah polong basah per tanaman, berat polong basah per tanaman dan panjang polong basah per tanaman pada saat panen umur 60 HST.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk SP-36 berpengaruh  sangat  nyata  terhadap semua  peubah  yang  diamati  yaitu    tinggi tanaman umur 15,  30 dan 45 HST,jumlah cabang produktif umur  15 HST, jumlah&#13;
&#13;
polong basah, berat  polong basah dan panjang  polong  basah per tanaman kacang panjang pada umur 60 HST. Perlakuan terbaik dijumpai  pada dosis 300 kg/ha.&#13;
Pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15,&#13;
&#13;
30, dan 45 HST,jumlah cabang 15  HST, jumlah  polong, berat polong dan panjang polong basah per tanaman kacang panjang.  Perlakuan  umur pemangkasan  terbaik dijumpai  pada 33 HST.&#13;
&#13;
Terdapat  interaksi  yang  tidak  nyata antara  dosis  pupuk  SP-36 dengan perlakuan pemangkasan terhadap semua  peubah  pertumbuhan dan hasil  kacang panjang yang diamati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GROWTH - PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PEANUTS - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS - USE</topic>
 </subject>
 <classification>635.659 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>138941</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 09:33:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-21 10:09:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>