KAJIAN KETERSEDIAAN LAHAN SAWAH UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN PANGAN (STUDI KASUS : KABUPATEN SIMEULUE PROVINSI ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN KETERSEDIAAN LAHAN SAWAH UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN PANGAN (STUDI KASUS : KABUPATEN SIMEULUE PROVINSI ACEH)


Pengarang

Rio Fadillah Mubarak - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505106010038

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.47

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lahan sawah memiliki arti penting, yakni sebagai media aktivitas bercocok
tanam guna menghasilkan bahan pangan pokok (khususnya padi) bagi kebutuhan umat
manusia. Program peningkatan ketahanan pangan diarahkan untuk dapat memenuhi
kebutuhan pangan masyarakat di dalam negeri dari produksi pangan nasional. Salah satu
bahan pangan nasional yang diupayakan ketersediaannya tercukupi sepanjang tahun
adalah beras yang menjadi makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia.
Pangan merupakan kebutuhan esensial dan komoditas paling strategis dalam kehidupan.
Secara makro, masalah pangan dapat bergeser tingkat prioritasnya pada aspek politik,
ekonomi dan sosial. Namun secara mikro peranan pangan sebagai pemenuhan kebutuhan
biologis tidak mengalami perubahan.
Tujuan penelitian ini ialah Menganalisis potensi sumberdaya pangan dan
ketersediaan, Menganalisis perkembangan kebutuhan pangan, Mengembangkan model
optimasi kebutuhan pangan dan ketersediaan, Melakukan kajian ketersediaan lahan sawah
berdasarkan kebutuhan beras di Kabupaten Simeulue.
Penelitian ini dapat di uraikan dengan tahapan proyeksi kebutuhan dan
ketersediaan pangan terdiri dari: (a) pertumbuhan dan proyeksi penduduk sebagai dasar
perhitungan kebutuhan pangan, (b) pertambahan dan pertumbuhan produksi pang an untuk
memprediksi ketersediaan pangan optimum berdasarkan kebutuhan pertumbuh an
penduduk terutama kelompok pangan serealia; tahapan penentuan kebutuhan dan
ketersediaan lahan untuk memproduksi pangan merupakan pengelolaan sumberdaya
lahan, yaitu: evaluasi dan analisis kesesuaian lahan basah, tanaman pangan lahan kering
dan tanaman tahunan. Serta fungsi tujuannya adalah meminimisasi selisih supply dan
demand, dengan parameter yang dioptimalkan adalah produksi (W).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyeksi ketersediaan lahan yang dihasilkan
pada tahun 2020 mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Simeulue dengan luas total
kesesuaian lahan untuk tanaman lahan basah mencapai 40.724,48 ha (22,19%). Serta
untuk basil perbandingan kebutuhan dan ketersediaan padi sawah di Kabupaten Simeulue
pada tahun 2006 terjadi penurunan ketersediaan lahan sebesar 44.581,77 ha (-354%), di
tahun 2007 hingga tahun 2010 terjadi penurunan kebutuhan dan ketersediaan Iahan, ak an
tetapi tingkat kebutuhan dan ketersediaan lahan mengalami peningkatan sebesar
44.524,00 ha (0,253%) dibandingkan tiga tahun sebelumnya.
Dengan demikian perbandingan kebutuhan dan ketersediaan padi sawah dari
tahun 2006-20I0, maka diketahui tingkat kebutuhan dan ketersediaan padi sawah
mencukupi untuk penduduk di Kabupaten Simeulue, akan tetapi pada tahun 2010 terjadi
kekurangan basil produksi padi sawah untuk mencukupi kebutuhann pangan yang
disebabkan akibat ketersediaan lahan yang tidak tercukupi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK